Bone, Gontornews — Pada awal tahun 2021 berbagai peristiwa duka tengah melanda Tanah Air tercinta. Dimulai dari semakin luasnya penyebaran COVID-19 hingga bencana banjir di Kalimantan Selatan dan gempa bumi di Sulawesi Barat.
Melihat kondisi tersebut, segenap keluarga besar Azzavirtium, alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Putra tahun 2004 dengan sigap mengadakan aksi penggalangan dana sosial untuk para korban bencana di Sulawesi dan Kalimantan.
“Penggalangan dana sudah berlangsung sejak hari jumat (15/1) dan penanggung jawabnya adalah saya sendiri, Muhammad Takdir,” terang Ustadz Takdir, anggota Azzavirtium. Para donatur sendiri, lanjutnya, diawali oleh teman-teman Gen-B yang kemudian dari beberapa pihak juga ada yang turut mengamanahkan sedekahnya kepada kami.
Pria asal Makasar ini pun lantas menyampaikan, “Total dana yang terkumpul berjumlah Rp. 20.590.034.” Sebagian dana tersebut diperuntukkan untuk belanja kebutuhan sembako serta keperluan anak dan bayi. Sedangkan terkait pendistribusian donasi untuk korban banjir di Kalsel, penanggungjawab telah diserahkan ke alumni Gen-B di sana.
Terkait proses penyerahan sembako, panitia menggunakan data dari IKPM (Ikatan Keluarga Pondok Modern) Gontor Sulbar yang sudah terlebih dahulu mensurvey lapangan ketika baru saja terjadi bencana.
Hal ini dilakukan agar tepat sasaran, tidak terjdi penumpukan sumbangan di satu titik pengungsian atau double. “Khusus untuk alumni Gontor yang rumahnya hancur kami beri bantuan tambahan berupa bantuan dana tunai,” tambahnya kepada Gontornews.com.
Takdir lantas menceritakan bahwa diantara beberapa kendala di lapangan yaitu adanya sebagian warga yang memaksa meminta bantuan, padahal sudah mendapatkannya dari LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). Sedangkan di tempat lain masih banyak warga yang belum mendapatkannya.
“Kemudian kondisi cuaca yang terus-menerus hujan menyebabkan terjadinya longsor di beberapa titik, sehingga menghambat pendistribusian sumbangan,” ujar ustadz yang kini tengah merintis Pondok Darussalam di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Kegiatan amal ini pun sejatinya adalah buah kerjasama beberapa organisasi dan LSM yang dinaungi oleh rumah besar IKPM Sulsel dan Sulbar diantaranya, Azzavirtium Indonesia, LPM Indonesia, GIB (Gerakan Ikhlas Berbagi), Siben Ahren, dan masih banyak lagi. <Edithya Miranti>





















