Kairo, Gontornews — Menteri Kesehatan Yordania Nathir Obeidat telah mengajukan surat pengunduran diri setelah pemadaman oksigen di rumah sakit yang menyebabkan enam pasien meninggal.
Obeidat mengatakan dia bertanggung jawab atas insiden tersebut, kantor berita negara Petra melaporkan sebagaimana dirilis Arabnews.com.
Enam pasien meninggal pada hari Sabtu (13/3) karena gangguan suplai oksigen selama satu jam ke bangsal perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Salt.
Obeidat mengunjungi rumah sakit yang terletak di sebelah barat ibukota, Amman, dan bertemu dengan staf saat pasukan keamanan menutup area tersebut untuk mencegah masalah di antara kerabat pasien.
Obeidat mengatakan pemadaman itu disebabkan oleh kehabisan tangki oksigen.
Ia menambahkan bahwa rumah sakit beralih ke alternatif setelah gangguan tersebut tetapi kematian telah terjadi. Pasokan oksigen kembali normal, katanya.
Jaksa penuntut umum Yordania telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut atas perintah dari Perdana Menteri Bisher Al-Khasawneh, Petra melaporkan.
Laporan lokal menyatakan kekurangan oksigen medis disebabkan oleh kesalahan teknis. Belum ada sumber resmi yang mengonfirmasi alasan di balik kegagalan oksigen tersebut.
Pemotongan oksigen mempengaruhi pasien dalam perawatan intensif, unit bersalin, dan bangsal virus corona, menurut Reuters. []



















