Abuja, Gontornews — Panglima militer Nigeria, Letnan Jenderal Ibrahim Attahiru, tewas dalam kunjungan ke Negara Bagian Kaduna ketika pesawatnya jatuh pada hari Jumat (21/5), kata juru bicara Angkatan Udara Edward Gabkwet.
Juru bicara itu mengakui bahwa salah satu pesawatnya mengalami kecelakaan di dekat Bandara Internasional Kaduna, sekitar 180 kilometer utara ibukota, Abuja.
“Penyebab langsung kecelakaan itu masih belum diketahui,” kata Gabkwet dikutip dw.com.
Attahiru menjabat panglima militer saat terjadi perombakan militer besar-besaran pada Januari lalu. Nigeria telah menghadapi pemberontakan dari Boko Haram dan militan yang berafiliasi dengan Negara Islam, serta kelompok Separatis Penduduk Asli Biafra (IPOB).
Selain itu, pasukan keamanan Nigeria sedang berjuang untuk menanggapi penculikan dan ancaman keamanan lainnya oleh kelompok bandit yang terorganisir dengan baik. Presiden Muhammadu Buhari menunjuk Attahiru dan tiga pemimpin militer lainnya dalam upaya untuk mengatasi kekerasan.
Buhari menyebut kecelakaan itu sebagai “pukulan mematikan … pada saat angkatan bersenjata kita siap untuk mengakhiri tantangan keamanan yang dihadapi negara.” []






















