Brindisi, Gontornews — Ibrahima Socé Fall, asisten direktur jenderal untuk tanggap darurat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bertemu dengan Abdullah Al-Rabeeah, supervisor jenderal Pusat Bantuan Kemanusiaan Raja Salman Arab Saudi (KSrelief) di Brindisi, Italia, Kamis (1/7), di sela-sela pertemuan tingkat menteri G20 tentang isu-isu kemanusiaan.
Pada pertemuan itu, sebagaimana dirilis Arabnews.com, mereka meninjau kemitraan strategis antara KSrelief dan WHO serta kontribusi penting Arab Saudi, melalui KSrelief, untuk program kesehatan bagi negara-negara yang membutuhkan.
Fall memuji Kerajaan Saudi atas upaya kemanusiaannya dan peran kunci yang dimainkannya dalam kemitraan dengan organisasi internasional, khususnya WHO, yang telah membantu meringankan penderitaan banyak orang di seluruh dunia.
Sejauh ini KSrelief telah mengimplementasikan 21 proyek dalam kemitraan dengan WHO dengan total biaya lebih dari $141 juta. Bantuan tersebut antara untuk upaya mengatasi dampak pandemi COVID-19, memerangi epidemi, menyediakan nutrisi dasar bagi anak-anak, dan meningkatkan akses ke air bersih.
Sejak didirikan pada tahun 2015, KSrelief telah mengimplementasikan 1.616 proyek senilai hampir $5,3 miliar di 68 negara, bekerjasama dengan 144 mitra lokal, regional, dan internasional. Menurut laporan KSrelief baru-baru ini, penerima manfaat terbesar dari bantuan pusat tersebut yaitu Yaman ($3,8 miliar), Palestina ($364 juta), Suriah ($305 juta), dan Somalia ($206 juta).
Program-programnya mencakup proyek-proyek yang berfokus pada ketahanan pangan, air, sanitasi dan kebersihan, kesehatan, pendidikan, bantuan darurat, nutrisi, pemulihan dini dan logistik. []




















