Istanbul, Gontornews — Presiden Turki, Racip Tayyip Erdogan, meminta umat Islam untuk terus mengangkat suara untuk menentang ketidakadilan yang mereka saksikan. Bagi Erdogan, setiap muslim bertanggungjawab atas perdamaian dan kesejahteraan mereka sendiri.
“Muslim harus bertanggungjawab atas perdamaian dan kesejahteraan mereka sendiri serta keamanan dan masa depan seluruh umat manusia. (Muslim harus terus) mengangkat suara mereka untuk melawan ketidakadilan yang mereka saksikan,” kata Erdogan dalam pertemuan Islamic Cooperation Youth Forum (ICYF) ke-4 di Istanbul, Turki.
Erdogan menambahkan dunia sedang berada pada suatu masa paling bergejolak dalam sejarah manusia. Ia menambahkan bahwa masalah keamanan, tindakan terorisme, hingga pandemi virus korona telah mencegah perdamaian yang masyarakat dunia rindukan.
“Muslim yang berjuang dengan konflik, migrasi, kemiskinan dan penyaktit dalam geografi yang luas dari Suriah ke Afghanistan. Di sisi lain, (muslim juga) harus berjuang seiring dengan meningkatnya Islamofobia dan rasisme budaya terutama pada masyarakat Barat,” sambungnya sebagaimana dilansir Hurriyyet Daily.
Erdogan menegaskan bahwa Turki akan terus mendorong perlawanan terhadap ketidakadilan global pada setiap kesempatan pertemuan. Erdogan meminta kaum muda untuk ambil bagian dalam setiap peran masyarakat mulai politik, akademisi, olahraga, komersial maupun kehidupan sosial.
“Saya berharap anda tidak membiarkan siapapun datang dan memecah belah anda karena perbedaan etnis, sektarian atau budaya,” tutupnya.
Sekitar 56 negara terlibat dalam pertemuan tahunan tersebut. Para peserta membahas tentang strategi forum kerjasama, pengembangan pemuda Islam. ICYF merupakan organisasi internasional, nirlaba, non-partisan yang menaungi pertemuan para pemuda dari negara-negara OKI serta organisasi pemuda internasional yang mewakili komunitas muslim minoritas dari seluruh dunia. [Mohamad Deny Irawan]





















