Roma, Gontornews — Lebih dari 600 orang dari Mesir dan Maroko mendarat di Lampedusa pada hari Sabtu (28/8), menurut Penjaga Pantai Italia. Banyak di antaranya menderita luka-luka akibat pemukulan.
Pendaratan seperti itu telah meningkat dalam beberapa hari terakhir di bagian paling selatan Italia, karena cuaca baik di Selat Sisilia. Sebagian besar dari mereka tiba dengan sampan dari Tunisia.
Penjaga Pantai Italia mengatakan bahwa 400 berada di atas satu kapal, yang telah berangkat dari pantai dekat Libya. Kapal itu terlihat Sabtu pagi oleh Guardia Italia di Finanza dan dikawal ke Lampedusa.
“Ini salah satu pendaratan terbesar dalam beberapa hari terakhir di pulau itu,” kata juru bicara Guardia di Finanza kepada Arab News.
“Para migran benar-benar menyesaki kapal penangkap ikan. Kondisi kapal sangat mengkhawatirkan. Karena khawatir akan terbalik, kami harus memindahkan mereka ke beberapa kapal lain untuk membawanya dengan selamat ke dermaga pulau.”
“Banyak dari mereka yang berada di kapal menunjukkan tanda-tanda kekerasan dan pemukulan yang mereka alami selama mereka tinggal di Libya,” Alida Serrachieri, direktur medis MSF di Lampedusa, mengatakan kepada kantor berita Italia ANSA.
Kedatangan terbaru telah meningkatkan tekanan di pusat penerimaan di pulau itu. Saat ini di sana ada sekitar 1.300 orang meskipun daya tampungnya untuk sekitar 250 orang.
“Sekali lagi Lampedusa sedang bersiap untuk memikul beban penerimaan kemanusiaan sendirian,” kata Walikota Lampedusa Salvatore Martello kepada Arab News.
Dia mengatakan situasi di fasilitas itu menjadi makin “lebih sulit” setiap hari.
Pada hari Kamis, sekitar 40 kapal berhasil mencapai Lampedusa dalam waktu 24 jam dan semua orang yang berada di kapal itu dibawa ke pusat yang “sudah melebihi daya tampung,” tambah Martello.
Dari awal tahun ini hingga Senin lalu, 35.593 orang telah mendarat di Italia. Tahun lalu hanya 17.500 orang.
Menurut buletin dari Organisasi Internasional untuk Migrasi edisi Agustus, 392 orang telah tenggelam sejak awal tahun dan 632 hilang di rute Mediterania tengah yang mengarah dari Libya ke Italia.
Laporan yang sama menambahkan bahwa Penjaga Pantai Libya telah mencegat 22.419 orang sepanjang tahun ini, termasuk 1.530 wanita dan 803 anak di bawah umur. Tahun lalu jumlahnya hanya 11.891 orang. []























