Bangkok, Gontornews — Pemerintah Thailand tercatat baru berhasil memvaksinasi 6,7 persen dari 10,9 juta orang berusia 60 tahun ke atas. Angka vaksinasi bagi kelompok lansia ini jauh lebih rendah ketimbang kelompok dewasa berusia 18 hingga 59 tahun yang mencapai 15 persen. Sementara 10,2 persen dari total populasi, termasuk anak-anak, belum mendapatkan vaksinasi.
Reuters mencatat Thailand sebagai satu dari 30 negara yang memiliki presentase vaksinasi terendah bagi kelompok lansia. Sementara Malaysia, negara tetangga Thailand, berhasil memberikan vaksin kepada 82 persen kelompok lansianya hingga 22 Agustus. Sedangkan Indonesia, telah memvaksin 17 persen populasi lansianya.
Pejabat dari Departemen Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Thailand, Chawetsan Namwat, mengatakan rencana untuk memvaksinasi kelompok lansia bergeser setelah pandemi menyerang Bangkok. Chawatesan mengatakan bahwa kampanye vaksinasi yang relatif rendah dapat membahayakan keselamatan kelompok lansia.
Sejak April, warga Thailand berusia 60 tahun ke atas menyumbang 62 persen kematian akiabat Covid-19. Proporsi kematian pun berpotensi terus meningkat karena dampak vaksinasi yang lambat.
Komunitas Zendai mengkritik kebijakan vaksinasi yang pemerintah Thailand laksanakan. Lembaga sukarelawan yang fokus untuk membantu kalangan lansia dan orang miskin untuk mengakses tes dan pengobatan Covid-19 mengatakan pemerintah bertanggungjawab atas melonjaknya angka kasus positif dan kematian akibat Covid-19.
โJumlah kematian yang lebih tinggi saat ini adalah akibat kegagalan (pemerintah) menetapkan prioritas bagi kelompok lansia sebelumnya,โ kata Chris Potranandana, pendiri Zendai, kepada Bangkok Post.
Chawetsan menjelaskan pemerintah menggeser kebijakan vaksinasi berdasarkan usia ke vaksinasi berdasarkan geografis setelah pandemi menyerang Bangkok pada April lalu.
โKami akan memprioritaskan kelompok lansia tetapi kami memperkirakan gelombang besar infeksi dari varian Delta,โ jelas Chawetsan.
โKetika itu terjadi, kami perlu mengumpulkan pasokan (vaksin) kami untuk area berisiko dengan infeksi tinggi dan memvaksinasi semua kelompok umur untuk membatasi infeksi,โ ujarnya.
Pemerintah, kata Chawetsan, berniat untuk meningkatkan vaksinasi bagi kalangan lansia. Ia menargetkan 70 persen warga lansia mendapatkan dosis pertama mereka pada akhir September mendatang. [Mohamad Deny Irawan]




















