Melawi, Gontornews — Banjir besar diakibatkan hujan deras yang terjadi selama sepekan terakhir kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Senin (1/10/2021) sore. Sejumlah rumah di Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, terendam dengan kedalaman air setinggi dada orang dewasa. Di beberapa tempat, tinggi muka air bervariasi, mulai dari 40 sentimeter sampai dengan dua meter.
“Sebelumnya, air dilaporkan telah surut namun sejak Senin sore air kembali naik dan menggenangi rumah warga,” kata Tim Program ACT Kalimantan Barat, Nircho Dwi Anggoro, dilansir dari laman ACTNews, Selasa (2/10).
Nircho melanjutkan, warga desa mulai mengungsi ke tempat aman sambil membawa perlengkapan seadanya. Banjir yang terjadi juga merendam pasar-pasar tradisional di wilayah Nanga Pinoh.
“Mayoritas warga hanya dapat bertahan dengan kondisi seadanya dan mengandalkan fasilitas publik. Warga kini mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Warga juga membutuhkan kebutuhan mendesak berupa tenda bahan terpal, bahan pangan, obat-obatan, kebutuhan bayi dan anak serta kebutuhan khusus untuk wanita,” ucap Nircho.
Selain itu, seluruh aktivitas pasar terpaksa terhenti. Pertokoan juga terpaksa tutup sebab kondisi air banjir masih terus meningkat. Banjir juga menghambat aktivitas warga. Bahkan akses Jalan Provinsi Nanga Pinoh lumpuh.[]




















