Damaskus, Gontornews — Menteri Luar Negeri (Menlu) Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Abdullah bin Zayed, bertemu dengan Presiden Suriah Bashar Assad di Damaskus hari Selasa (9/11), menurut media pemerintah Suriah.
Kunjungan Sheikh Abdullah bin Zayed itu yang pertama oleh seorang pejabat tinggi Emirat sejak perang Suriah dimulai satu dekade lalu.
“Presiden Assad menerima Menteri Luar Negeri UEA Abdullah bin Zayed bersama dengan delegasi yang menyertainya,” kata kantor berita resmi SANA dikutip Arabnews.com.
“Dalam pertemuan itu, mereka membahas hubungan bilateral antara kedua negara dan cara mengembangkan kerjasama di berbagai sektor yang menjadi kepentingan bersama,” tambah SANA.
UEA memutuskan hubungan dengan Suriah pada Februari 2012 setelah protes menuntut perubahan rezim meningkat menjadi konflik habis-habisan.
Namun, pada Desember 2018, UEA membuka kembali kedutaannya di Damaskus dan ini diikuti oleh negara Teluk yang menyerukan Suriah untuk kembali ke Liga Arab pada Maret.
Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed juga mengadakan pembicaraan via telepon dengan Assad pada bulan Oktober.
Setelah kunjungannya ke Damaskus, Sheikh Abdullah tiba di Amman pada Selasa malam menjelang pertemuan pada hari Rabu dengan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi.[]





















