Riyadh, Gontornews — Kantor berita Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA), melaporkan bahwa petugas Masjidil Haram di Mekkah menyemprotkan cairan disinfektan sepuluh kali dalam sehari untuk menjaga jamaah umrah dari penularan virus Covid-19.
Mereka mempekerjakan setidaknya 4.000 pekerja pria dan wanita untuk melakukan operasi pembersihan tersebut. Selain itu, ada setidaknya 200 orang karyawan senior yang melakukan pengawasan terhadap setiap pekerjaan yang mereka lakukan.
Dalam satu bulan terakhir, tercatat ada 300 kali operasi pencucian dan penyemprotan cairan disinfektan di Masjidil Haram. Setiap kali penyemprotan, pengurus Masjidil Haram memerlukan 2.400.000 liter cairan disinfektan serta sejumlah produk pembersih berkualitas tinggi.
Tidak hanya itu, Arab News melansir jika pihak masjid juga menambahkan aroma wangi dari 45.000 liter cairan wewangian yang telah mereka siapkan. Aroma wangi ini juga telah disebar ke, setidaknya, 100 titik di dalam Masjidil Haram.
Petugas mengaku bahwa setiap operasi pembersihan membutuhkan waktu sekurang-kurangnya 25 menit dengan menggunakan 500 peralatan kebersihan. Meski terbilang sering, pihak Masjidil Haram ingin memastikan bahwa jamaah yang sedang menjalani ibadah di situs ibadah utama milik umat Muslim tersebut tidak terganggu. [Mohamad Deny Irawan]




















