Tokyo, Gontornews — Pemerintah Jepang, Jumat (12/11/2021), menyatakan keberhasilannya dalam mengamankan pasokan obat oral Covid-19, Molnupiravir, dari perusahaan farmasi berbasis di Amerika Serikat, Merck & Co Pharmaceutical. Jepang berhasil mengamankan molnupiravir bagi 1,6 juta warganya.
โDengan mengamankan sistem medis berdasarkan skenario terburuk dan meningkatkan perawatan dini, kami akan dapat melanjutkan kegiatan ekonomi dan sosial kami bahkan jika infeksi kembali menyebar,โ kata Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida, sebagaimana dilansir Kyodo News.
Pemerintah Jepang sepakat dengan perusahaan Merck untuk pengadaan 1,6 juta dosis molnupiravir. Jepang melihat obat ini sebagai kunci untuk membendung pandemi.
Rencananya, Jepang akan mengirimkan obat tersebut ke rumah pasien Covid-19. Tidak hanya itu, pemerintah Jepang juga menyiapkan dana hingga 2 Miliar Yen atau sekitar 249 Miliar Rupiah untuk mengembangkan obat oral Covid-19 dari dalam negeri.
Selama puncak gelombang infeksi kelima di Jepang, sekitar 28.000 warga terpaksa mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Kini, Jepang berencana ย untuk menambah kapasitas rumah sakitnya pada akhir November hingga mampu menampung hingga 37.000 orang.
Awalnya, pemerintah berencana untuk meningkatkan kapasitas rumah sakit hingga 20 persen saat pemerintah mempresentasikan garis besar kebijakannya pada Oktober lalu. Namun, pemerintah lantas merevisi target tersebut setelah meninjau data yang masuk dari sejumlah prefektur.
Jika varian Covid-19 yang tiga kali lebih menular masuk ke Jepang, pemerintah akan mendesak daerah untuk mengirimkan tenaga medis tambahan untuk mendukung daerah dengan lonjakan infeksi Covid-19. [Mohamad Deny Irawan]






















