Tokyo, Gontornews — Pemerintah Jepang, Jumβat (10/12/2021), mengonfirmasi 8 kasus tambahan Covid-19 varian Omicron. Dengan demikian, total kasus infeksi varian Omicron di Jepang berjumlah 12 kasus.
Kyodo News melaporkan bahwa pemerintah sedang menangani kedelapan warga yang terinfeksi ini karena memiliki kontak dekat dengan total 470 orang dalam lima penerbangan saat tiba di Jepang pada 28 November.
Otoritas kesehatan Jepang melansir jika kedelapan penumpang tersebut memiliki riwayat perjalanan ke Amerika Serikat, Mozambik, Namibia dan Republik Demokratik Kongo. Kedelapan pasien tersebut berusia mulai rentang 10 tahun hingga 60 tahun. Semua pasien terduga Omicron itu mendata di sejumlah bandara seperti Haneda Airport, Narita Airport atau Kansai Internasional Airport di Osaka.
Salah satu dari delapan terduga terular varian Omicron ini merupakan kerabat dari seorang diplomat asal Namibia yang tiba di Jepang dari Afrika pada 28 November. Awalnya, kedua anggota keluarga tersebut dinyatakan negatif, tetapi hasil tes mereka masing-masing positif pada Sabtu dan Rabu lalu. Otoritas kesehatan juga melansir jika kedua pasien tersebut tidak memiliki gejala saat memasuki Jepang.
Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Seiji Kihara, mengatakan pihaknya akan menerapkan langkah-langkah untuk menekan penyebaran varian Omicron.
βKami akan menerapkan langkah-langkah anti-virus dengan tepat dan menyeluruh dengan memantau situasi melalui penguatan kontrol perbatasan dan analisis genom,β ucap Kihara. [Mohamad Deny Irawan]






















