Seoul, Gontornews — Korea Selatan, Senin (7/3/2022), memperketat sanksi finansialnya terhadap Rusia. Terbaru, Korea Selatan melarang transaksi dengan bank sentral Rusia. Dengan demikian, Korea Selatan bergabung dengan upaya global lebih lanjut untuk mengisolasi Rusia atas invasinya ke Ukraina.
Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengatakan bahwa pemerintah telah memutuskan untuk melumpuhkan aset apa pun yang dipegang oleh bank sentral Rusia dengan mata uang Won serta memutus transaksi dengan bank sentral Rusia. Kebijakan ini membuat Korea Selatan mengikuti langkah serupa oleh Amerika Serikat ataupun Uni Eropa.
Hukuman baru Korea Selatan untuk Rusia adalah melarang transaksi dengan tujuh bank besar milik Rusia dan afiliasinya, Sberbank, mulai 1 Maret. Tidak hanya itu, Kementerian Keuangan Korea Selatan juga merilis perincian termasuk ruang lingkup sanksi mulai Senin. “Ini akan sejalan dengan sanksi keuangan Amerika Serikat,” ungkap seorang pejabat Kementerian Keuangan.
Dengan demikian, rincian aset bank sentral Rusia yang disimpan dalam mata uang won tidak dapat dicairkan tanpa persetujuan pemegang. Rusia sendiri menyebut tindakannya di Ukraina sebagai ‘operasi khusus’. [Mohamad Deny Irawan]






















