Canberra, Gontornews — Perdana Menteri Australia, Scoot Morrison, mengakui kekalahannya dalam pemilihan umum, Sabtu (21/5/2022). Dalam pemilihan tersebut, koalisi liberal-nasionalis yang mengusung Morrison kalah telak dengan suara yang diperoleh Partai Buruh. Dengan demikian, Pimpinan Partai Buruh, Anthony Albanese, akan menjabat sebagai Perdana Menteri Australia sepeninggal Morrison.
Pada saat penghitungan suara mencapai 90 persen, partai Buruh berhasil memperoleh 73 dari 151 kursi parlemen yang diperebutkan. Sementara koalisi liberal-nasionalis hanya mendapatkan 51 kursi saja.
βSaya mengakui berfungsinya demokrasi kita,β kata Morrison dalam pidato pasca penghitungan suara sebagaimana dilansir Sky News Australia.
βSaya selalu percaya pada warga Australia dan penilaian mereka. Saya selalu siap untuk menerima putusan mereka dan malam ini mereka telah menyampaikan putusan mereka,β sambungnya.
βSaya mengucapkan selamat kepada Anthony Albanese dan Partai Buruh. Saya mendoakan yang terbaik untuknya dan pemerintahannya,β tambah Morrison.
Sebaliknya, Albanese mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah memilihnya. Ia menganggap hasil pemilihan ini merupakan kehormatan luar biasa yang ia terima.
βSaya merasa rendah hati dengan kemenangan ini. Saya merasa terhormat diberi kesempatan untuk menjabat sebagai Perdana Menteri Australia ke-31,β ungkap Albanese.
βTim Buruh saya akan bekerja setiap hari untuk menyatukan warga Australia. Saya akan memimpin pemerintahan yang layak bagi rakyat Australia,β tutupnya. [Mohamad Deny Irawan]






















