Washington, Gontornews — Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken telah tiba di Afrika Selatan pada perjalanan pertama dari kunjungannya ke tiga negara yang terjadi setelah kunjungan bulan lalu ke benua itu oleh rekannya dari Rusia, Sergey Lavrov.
Banyak negara Afrika, termasuk Afrika Selatan, telah menolak untuk memihak atas invasi Rusia ke Ukraina.
Dalam sebuah pernyataan, Pretoria mengatakan Blinken akan mengadakan pembicaraan pada hari Senin dengan mitranya dari Afrika Selatan, Naledi Pandor. Mereka akan “membahas perkembangan yang sedang berlangsung dan terkini yang berkaitan dengan situasi geopolitik global.”
Blinken juga akan membuat pengumuman tentang strategi baru Washington untuk Afrika, kata pernyataan itu dirilis dw.com.
Diplomat top AS itu juga akan mengunjungi Republik Demokratik Kongo dan Rwanda dalam perjalanannya.
Lavrov menggunakan kunjungan empat negaranya bulan lalu untuk menghadirkan Rusia sebagai teman Afrika yang menentang apa yang ia gambarkan sebagai “pola pikir kolonial” dari banyak negara Barat. Dia juga mendorong narasi bahwa sanksi Barat, dan bukan invasi Rusia ke Ukraina, yang bertanggung jawab atas krisis pangan global saat ini.[]






















