Beijing, Gontornews — Beberapa wilayah di Cina termasuk kota besar Chongqing mengalami peningkatan suhu secara drastis melebihi 40 derajat Celcius pada Sabtu,13 Agustus 2022. Pihak berwenang lantas mengeluarkan peringatan merah untuk tingginya suhu di Cina.
Wilayah Zhejiang misalnya, seorang pejabat meteorologi mengatakan bahwa suhu di provinsi sebelah Timur Cina itu telah memecahkan rekor suhu tertinggi sepanjang tahun 2022. Pihak berwenang mencatatkan suhu 35 derajat Celcius dalam 31 hari dan 38 derajat dalam 16 hari terakhir.
Sementara itu, suhu tinggi paling ekstrem terjadi di Chongqing yang mencatatkan suhu tinggi hingga 42,1 derajat Celcius pada Sabtu. Sedangkan wilayah-wilayah seperti Hubei, Hunan, Shandong, Anhui, Xinjiang, Jiangxi dan Fujian mencatatkan suhu melebihi 35 derajat Celcius.
Situasi serupa juga terjadi di Shanghai yang mencatatkan rekor 40,9 derajat Celcius pada hari Sabtu. Reuters melansir, pihak berwenang memperkirakan terjadinya badai petir di Shanghai yang diharapkan dapat mengurangi kenaikan suhu panas di pusat komersial Cina tersebut.
βIni seperti berada di kapal uap, sangat panas,β kata Shen Fengming, berusia 70 tahun.
βBahkan, jika Anda tidak berjalan-jalan di luar, Anda akan tetap berkeringat,β sambung Fengming.
Senada dengan Fengming, Huang Yi, seorang pekerja di terminal pelabuhan peti kemas merasakan dampak dari peningkatan suhu secara ekstrem. βSaya pergi ke pelabuhan dengan berjalan. Baru satu jam, baju dan celana saya basah (keringat) semua. Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, suhu tahun ini sangat tinggi,β kata Huang Yi.
Biro cuaca Cina, pekan lalu, memperingatkan suhu rata-rata nasional meningkat lebih cepat dari pada rata-rata global selama 70 tahun terakhir. Mereka pun memperkirakan peningkatan suhu yang jauh lebih tinggi seiring dengan tantangan perubahan iklim yang terus meningkat. [Mohamad Deny Irawan]






















