New Delhi, Gontornews — Perdana Menteri Narendra Modi, Senin (15/8/2022), menargetkan India sebagai negara maju dalam rentang waktu 25 tahun mendatang. PM Modi berencana untuk menitikberatkan dukungan pemerintah terhadap produksi dalam negeri, pertahanan dan teknologi digital.
โKita harus mengubah India menjadi negara maju dalam 25 tahun ke depan,โ kata Modi saat berpidato dalam rangka merayakan ulang tahun kemerdekaan India ke-75.
โIni adalah resolusi besar. Kita harus bekerja ke arah itu dengan sekuat tenaga,โ sambungnya sebagaimana dilansir DAWN.
Lebih lanjut, PM Modi mengatakan seluruh warga India harus melepaskan pikiran kolonialisme dalam pikiran dan kebiasaan keseharian.
โRatusan tahun kolonialisme telah membatasi sentimen kami dan mendistorsi pikiran kami. Ketika kita melihat bahkan hal terkecil yang berkaitan dengan kolonialisme di dalam diri kita atau di sekitar kita, kita harus menyingkirkannya,โ ucap Modi.
Modi menambahkan India harus menghancurkan korupsi dan nepotisme serta mengikuti jargon โIndia Firstโ serta memastikan bahwa ucapan dan perilaku tidak merendahkan martabat wanita.
โIndia yang mandiri adalah tanggung jawab setiap negara, pemerintah dan unit masyarakat,โ ujarnya.
Bank Dunia menyebut India masuk dalam negara dengan kategori ekonomi berpenghasilan menengah ke bawah, dengan pendapatan per kapita antara 1.086 hingga 4.255 dolar Amerika Serikat. Sementara negara-negara berpenghasilan tinggi seperti Amerika Serikat memiliki pendapatan per kapita 13.205 dolar Amerika Serikat atau lebih.
India, masih oleh Bank Dunia, merupakan negara dengan ekonomi terbesar keenam di dunia. Mereka memperkirakan pertumbuhan ekonomi India akan tumbuh lebih dari tujuh persen pada tahun fiskal 2022 yang berakhir pada Maret 2023.
Banyak ahli mengatakan ekonomi India akan menjadi yang terbesar ketiga pada tahun 2050 setelah Amerika Serikat dan India. Dengan populasi 1,4 miliar orang, India diprediksi akan melampaui Cina sebagai negara terpadat di dunia pada tahun depan.
Negara maju seperti Amerika Serikat sudah melihat India sebagai penantang dominasi Cina di Asia pada masa depan. [Mohamad Deny Irawan]





















