New York, Gontornews — Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa pemerintah dan sektor swasta harus bekerjasama untuk membantu ekspor makanan dan pupuk Rusia serta biji-bijian Ukraina.
Kerjasama ini akan dilakukan di bawah kesepakatan yang ditengahi oleh PBB dan Turki yang akan memungkinkan pelabuhan Ukraina untuk memulai kembali ekspor biji-bijian. Pelabuhan telah diblokir sejak Februari, memperburuk krisis pangan global.
Dua lusin kapal telah meninggalkan pelabuhan Ukraina sejak akhir blokade.
“Bagian lain dari kesepakatan paket ini yaitu akses tanpa hambatan ke pasar global makanan dan pupuk Rusia, yang tidak dikenakan sanksi,” kata Guterres dikutip dw.com.
“Penting bagi semua pemerintah dan sektor swasta untuk bekerjasama membawa mereka ke pasar,” tegasnya.
Sekjen PBB mengatakan bahwa kesepakatan itu merupakan langkah yang diperlukan untuk menenangkan pasar komoditas. Harga barang-barang konsumsi telah melonjak di tengah inflasi dan gangguan di pasar energi global.
“Mendapatkan lebih banyak makanan dan pupuk dari Ukraina dan Rusia sangat penting untuk lebih menenangkan pasar komoditas dan menurunkan harga bagi konsumen.”[]


















