pesanan-baju-kaos
31 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 22 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Tadabbur Dirasah

Fadhilah Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

Oleh Ali Mahfuz Munawar, Dosen UNIDA Gontor

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
16 October 2022
in Dirasah
0
Foto: news.detik.com

Kelahiran Nabi Muhammad merupakan momentum penting bagi umat manusia, karena wahyu yang datang bersamanya menyempurnakan risalah-risalah yang telah turun sebelumnya. Layaklah jika kelahiran beliau merupakan sebuah peristiwa yang sangat mulia, sehingga tak sedikit umat Islam yang memperingati maulid atau hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan berbagai cara, karena pada dasarnya tidak ada tata cara khusus dalam pelaksanaannya (Sayid Muhammad bin Alawi, Sejarah & Dalil-dalil Perayaan Maulid Nabi SAW: 2011).

Perayaan maulid Nabi menjadi tradisi dengan berbagai bentuk dan cara. Sejatinya perayan mauled merupakan aktivitas meresapi perjalan hidup Nabi Muhammad, yang diharapkan memberi semangat terhadap ruhani masyarakat untuk mencontoh kepribadiannya.

Istilah Maulid bagi kalangan Muslim di Indonesia sudah tidak asing lagi. Secara etimologi, istilah “Maulid” berasal dari bahasa Arab Walada Yalidu Wilaadatun yang berarti kelahiran. Kata ini biasanya disandingkan atau dikaitkan dengan Nabi Muhammad SAW. Maulid Nabi bermakna waktu kelahiran atau tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Secara istilah, Maulid Nabi biasanya dimaknai sebagai perayaan yang berkaitan dengan waktu kelahiran Nabi Muhammad setiap tanggal 12 Rabiul Awwal. Perayaan maulid telah menjadi bagian dari kehidupan keagamaan masyarakat Muslim di dunia sekarang ini. Bahkan tanggal 12 Rabiul Awwal merupakan hari libur di banyak negeri Muslim. Kapankah sebenarnya perayaan maulid pertama kali muncul dalam sejarah Islam?

BACA JUGA

Menggali Akar Integritas dalam Tradisi Keilmuan Islam

Merawat Adab di Tengah Ragam Tradisi Pesantren

Walisongo dan Proses Islamisasi di Kepulauan Nusantara

Masjid sebagai Poros Utama Peradaban Islam

Sanad sebagai Fondasi Intelektual Pesantren

Peringatan Maulid Nabi pertama kali dipopulerkan oleh Muzhaffar atau Abu Sa’id Muzhaffar Kukuburi yang juga dikenal dengan nama Muhafidz Irbil. Dia gubernur di Provinsi Irbil, Irak, pada tahun 549-630 H. Saat itu dia mengumpulkan para ulama, para ahli tasawuf dan para pemuda, dan menjelaskan kembali tentang keutamaan Rasulullah SAW. Ada yang membuat syiir dan qasidah tentang Rasulullah SAW. Di antara tulisan yang terkenal sampai sekarang yaitu barzanzi dan ad-diba’i yang berisi doa dan kehidupan Rasul (Jalaluddin al-Suyuthi, al-Hawi lil Fatawa: 2000).

Al-Hafiz Al-Maqdisi mengatakan dalam syairnya, kalau seorang kafir Abu Lahab yang sudah jelas dicela oleh Allah dan kekal selamanya di neraka, dan menurut riwayat dia diringankan azabnya setiap hari Senin karena senang menyambut kelahiran Rasulullah SAW, maka bagaimana orang yang sepanjang umurnya senang menyambut kelahiran Rasulullah SAW dan mati dalam keadaan bertauhid.



Juga dikatakan oleh Imam al-Qura Syamsuddin al-Jazāri jika Abu Lahab yang mencela al-Qur’an dan Nabi, diberikan Allah keringanan dan ampunan satu hari dalam neraka karena bahagia atas kelahiran Nabi Muhammad SAW, lalu bagaimana dengan seorang Muslim yang bersatu sebagai umat Nabi Muhammad SAW, dan mengorbankan segala kemampuannya demi kecintaannya kepada Nabi SAW, maka baginya balasan surga yang penuh dengan kebahagiaan (Muhammad as-Syadzili an-Naifar: Alihtifal bi Maulidi an-Nabi as-Syarif, tt).

Kemudian dijelaskan oleh Al-Hafiz Ibnu Hajar al-‘Asqalani dalam riwayat hadis puasa asyura, karena hari tersebut hari yang baik, Allah menyelamatkan Nabi Musa dan menenggelamkan Fir’aun, Allah melakukan hal tersebut hanya sekali saja bukan tiap tahun akan tetapi puasanya dilakukan atau diulang setiap tahun ini juga bisa menjadi landasan boleh mengulangi peristiwa yang sama pada setiap tahun mensyukuri nikmat Allah atas selamatnya Nabi Musa. Nikmat yang lebih besar daripada selamatnya Nabi Musa yaitu lahirnya Nabi Muhammad SAW.

Hadis ini juga dijelaskan oleh Al-Hafiz Jalaluddin as-Suyuthi dalam kitabnya Husnul Maqshadi fi ‘Amali al-Mauludi. Dia menjelaskan faedah dari hadis ini diperbolehkan kepada kita untuk memperingati suatu hari tertentu dan merayakannya. Apalagi yang diperingati hari lahir manusia terbaik dan kekasih Allah.

Al-Hafiz Ibnu Hajar juga menjelaskan ketika ditanya tentang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dia menjawab ‘kegiatan peringatan Maulid Nabi ini bid’ah yang belum pernah dilakukan oleh orang-orang terdahulu atau salaf as-shalih pada abad ketiga hijriah, akan tetapi bagi yang melakukannya maka termasuk kebaikan dan yang tidak merayakannya juga tidak menjadi masalah, dan sesungguhnya amalan ini termasuk bid’ah hasanah (bid’ah yang sejalan dengan Al-Qur’an dan Hadis).

Imam Darutquthni juga menjelaskan dengan mengingatkan kepada hari-hari Allah, mengingatkan tentang nikmat sehat, makan, anak, serta nikmat iman dan Islam. Nikmat iman dan Islam ini merupakan nikmat yang terbesar, dan nikmat itu tidak mungkin ada tanpa kehadiran Nabi Muhammad SAW. Maka nikmat Allah yang paling besar yaitu kedatangan atau kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Al-Hafiz Jalaluddin al-Suyuthi pernah ditanya terkait hukum perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Beliau menjelaskan, hukum pelaksanaan Maulid Nabi, yang mana pada hari itu masyarakat berkumpul, membaca Al-Qur’an, dan membaca kisah Nabi Muhammad SAW serta peristiwa yang terjadi pada saat beliau dilahirkan, kemudian menikmati hidangan yang disajikan dan kembali pulang ke rumah masing-masing tanpa ada tambahan lainnya, merupakan bid’ah hasanah. Orang-orang yang memperingatinya akan memperoleh pahala karena bertujuan untuk mengagungkan Nabi SAW serta menunjukkan kebahagiaan atas kelahiran beliau. Oleh karena itu, perayaan maulid Nabi Muhammad SAW tidak tepat dikategorikan sebagai bid’ah sayyi’ah (bid’ah tercela).

Sebab, dalam pelaksanaan merayakan Maulid tidak mengandung unsur maksiat sedikit pun. Bisa dikatakan, hamper seluruh aktivitas yang dilakukan dalam peringatan Maulid Nabi SAW memiliki landasan syariatnya (Jalaluddin al-Suyuthi, al-Hawi lil Fatawa: 2000).

Keutamaan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk selalu belajar menambah ilmu pengetahuan tentang Islam dan Nabi Muhammad SAW, dan juga menambah rasa syukur kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW, bersyukur atas kehadirannya sebagai suri teladan umat manusia. Memperingati Maulid Nabi juga sebagai upaya untuk memahami teladannya dengan cara yang baik sebagai usaha untuk mencapai ketakwaan kepada Allah, dan berusaha meniru akhlaq dan kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Seorang ulama sufi Ma’ruf al-Karkhi yang hidup pada zaman kejayaan Khalifah Harun al-Rasyid mengatakan “Barangsiapa menyiapkan makanan dalam rangka peringatan Maulid Nabi, mengumpulkan kerabat atau teman, menyalakan lampu, memakai pakaian baru dan wewangian serta membersihkan diri. Semua dilakukan semata-mata demi memuliakan hari kelahiran Rasulullah SAW, maka Allah akan mengumpulkannya dengan kelompok para Nabi yang utama dan dia berada di puncak derajat tertinggi pada hari Kiamat” (Sayyid Abu Bakar Muhammad Syato ad-Dimyathi: I’anatuth Thalibin, 2009)

Yang membolehkan perayaan Maulid Nabi ialah ulama yang meyakini bahwa ada bid’ah terpuji atau hasanah selama tidak bertentangan dengan sunnah Nabi Muhammad SAW, sedangkan ulama yang menolak perayaan Maulid Nabi ialah mereka yang menolak konsep bid’ah hasanah. Peringatan Maulid Nabi ini memiliki kebaikan selain untuk mengenang perjuangan Nabi Muhammad SAW juga sebagai saran dakwah mengajak orang lain berbuat baik dan menjauhi larangan Allah SWT. []

Tags: Maulid NabiUNIDA
Share114Tweet71Send
Previous Post

Anies Rampung dari Gubernur DKI, PKS: Layak Naik Kelas Pimpin Indonesia

Next Post

Mengenali Gejala dan Strategi Gaya Hidup Mencegah Kanker

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

19 October 2026
Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

19 October 2026
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

21 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
Belajar Pramuka, Nurul Jadid Paiton Kunjungi Gontor Putri Ngawi

Belajar Pramuka, Nurul Jadid Paiton Kunjungi Gontor Putri Ngawi

0
Pondok Modern Al-Manar Aceh Besar Gelar Pelatihan AI Visibility–GEO

Pondok Modern Al-Manar Aceh Besar Gelar Pelatihan AI Visibility–GEO

0
Al-Manar Aceh Besar Dukung Publikasi Digital Pesantren

Al-Manar Aceh Besar Dukung Publikasi Digital Pesantren

0
IQT UNIDA Gontor Kunjungi Yayasan Al-Mustoffa Pasuruan

IQT UNIDA Gontor Kunjungi Yayasan Al-Mustoffa Pasuruan

0
Academic Tour AFI UNIDA Gontor Sajikan Pembelajaran Reflektif dan Bermakna

Academic Tour AFI UNIDA Gontor Sajikan Pembelajaran Reflektif dan Bermakna

0
KH Hasan Abdullah Sahal: Keorganisasian di Gontor Mahal Harganya

KH Hasan Abdullah Sahal: Keorganisasian di Gontor Mahal Harganya

22 October 2026
Al-Manar Aceh Besar Dukung Publikasi Digital Pesantren

Al-Manar Aceh Besar Dukung Publikasi Digital Pesantren

21 October 2026
Pondok Modern Al-Manar Aceh Besar Gelar Pelatihan AI Visibility–GEO

Pondok Modern Al-Manar Aceh Besar Gelar Pelatihan AI Visibility–GEO

21 October 2026
IQT UNIDA Gontor Kunjungi Yayasan Al-Mustoffa Pasuruan

IQT UNIDA Gontor Kunjungi Yayasan Al-Mustoffa Pasuruan

21 October 2026
Hadiri PELITA Ahmad Fuadi Bagikan Kisah Menulis Negeri Lima Menara

Hadiri PELITA Ahmad Fuadi Bagikan Kisah Menulis Negeri Lima Menara

21 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.

Ukuran : S, M, L, XL

Link Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .

Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini. 
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan Mini

Link pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mg

atau bisa lihat di link Bio.

#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalah

Jangan sampai kehabisan.

Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-baju

kontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXL

Warna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result