Dhaka, Gontornews — Pemerintah Bangladesh, Ahad (11/12/2022), meminta kerjasama India untuk memulangkan pengungsi Rohingya secara damai. Permintaan ini muncul setelah Ketua Parlemen Bangladesh, Sharmin Chaudhury, bertemu dengan Komisaris Tinggi India untuk Dhaka, Pranay Kumar Verma di Jatiya Sangsad Bhaban, Dhaka.
βPembicara mengatakan kepada utusan bahwa Bangladesh ingin memperluas perlindungan bagi sejumlah besar pengungsi Rohingya serta menunjukkan bahwa India juga telah memberikan perlindungan kepada warga Bangladesh selama perang pembebasan 1971. Warga kami mengingat periode tersebut dengan hormat,β kata juru bicara Sekretariat parlemen Bangladesh.
Telegraph India melaporkan Chaudhury mencari dukungan India untuk memulangkan pengungsi Rohingya secara damai.
Lebih dari satu juta komunitas Rohingya melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh sejak militer melakukan tindakan kekerasan di Rakhine pada Agustus 2017 silam. Para pengungsi Rohingya saat ini berada di kamp pengungsi darurat yang luas di Bangladesh.
Beberapa waktu yang lalu, Bangladesh dan Myanmar telah mengadakan pembicaraan tentang proses repatriasi pengungsi Rohingya ke tanah air mereka. Namun, mereka gagal menyelesaikan masalah tersebut.
India sendiri, di masa lalu, menginginkan proses repatriasi pengungsi Rohingya dapat berjalan dengan aman, terjamin dan berkelanjutan.
Bangladesh bahkan pernah meminta bantuan India untuk membujuk pihak berwenang di Myanmar untuk mengambil kembali warga mereka. Namun, pengambilalihan kekuasaan oleh militer di Myanmar membuat Bangladesh harus melakukan negosiasi ulang dengan junta dengan perantara Cina. [Mohamad Deny Irawan]






















