Jakarta, Gontornews–Sekjen Himpunan Pengusaha Umrah dan Haji (HIMPUH) Firman Taufiq mengatakan Setelah tiarap lebih dari dua tahun gegara Covid, Penyelengara Haji dan Umroh mulai bangkit.
“Minat umat Muslim untuk menunaikan ibadah haji dan umroh meningkat tajam sejak diperbolehkan kembali mengunjungi tanah suci. HIMPUH memanfaatkan momentum tersebut agar mampu melayani jamaah dengan baik,” tutur Firman dalam jumpa pers Isra Festival di Jakarta, Selasa (14/12).
Diakui Firman, selama pandemi berlangsung memang banyak penyelenggara Haji dan Umroh Plus sempoyongan, namun dengan dibukanya kembali kran ke tanah suci mereka bergairah kembali.
“Sejak dibuka, sudah lebih dari 500.000 jamaah umroh yang berangkat ke tanah suci,” tambahnya.
Sedangkan memasuki musim haji mendatang, tambah Firman, ada pilihan khusus bagi calon jamaah yang ingin segera tanah suci tanpa mengantri. Yaitu haji Furoda. Atau undangan dari
“Kalau mengikuti program regular kan lama. Rata-rata 20 tahun. Bahkan ada yang sampai 40 tahun. Begitu juga program Haji Plus, antriannya sudah sampai 5-10 tahun. Nah sekarang ada frogram haji furoda. Program ini tidak perlu ngantri. Tahun ini daftar langung berangkat,” terangnya.
Penyelenggara Haji dan Umroh Plus yang tergabung dalam HIMPUH, lanjut Firman, siap memberikan layanan haji furoda itu.
“HIMPUH mempunyai pengalaman yang cukup untuk memberangkatkan calon jamaah haji dengan visa furoda itu,” tegas Firman.
Ketika ditanya resiko tidak berangkat ketika calon jamaah sudah menyetor. Firman menegaskan, “Calon jamaah harus minta jaminan saat mendaftar. Jika tidak berangkat uang dikembalikan,” tegasnya. [fath]





















