Jombang, Gontornews — Pesantren Wisata Amlam (Amanatussalam) Wonosalam, Jombang, tengah bergembira atas terlaksananya serangkaian acara Maulid Nabi SAW yang disertai dengan kegiatan bakti sosial untuk masyarakat umum. “Alhamdulillah acara bakti sosial dan pengobatan gratis Pesantren Modern Amanatussalam berjalan lancar, meski ada kendala yang sangat vital yakni angin berhembus sangat kencang,” ucap KH Fahrizal Ischaq Addimasqie Lc MFilI kepada Gontornews.com.
Pengasuh Pesantren Wisata Amlam ini pun melanjutkan bahwa meski cuaca sempat tidak bersahabat, namun alhamdulillah acara berjalan dengan baik dan para tamu undangan (para kiai, tokoh masyarakat, dan jurnalis) ikut hadir. Mereka antara lain Sugiat SSOs MPsi T ( PJ Bupati Jombang), KH Nur Kholis Misbach (Pengasuh Pondok Pesantren Modern Al Amanah), KH M Fahmi Amirullah Hadizq (Cucu KH Hasyim Asy’ari/Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jombang),
Hal yang paling mengharukan lainnya adalah tampaknya antusias masyarakat yang sangat luar biasa, bahkan semuanya berasal hampir dari setiap kecamatan di kabupaten Jombang. Selain itu, panitianya sebagian merupakan para delegasi Sahabat Amlam yakni para ansor ma’had dari berbagai kabupaten di Provinsi Jawa Timur diantaranya ada yang datang dari Gresik, Tuban, Magetan, dan lain-lain. “Semuanya ikut membantu agenda tahunan pondok ini,” tambah sang kiai.
Kiai muda yang juga merupakan alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor tahun 2005 itu pun menjelaskan bahwa acara ini merupakan agenda puncak sekaligus Milad Ponpes Amlam sebagai bakti dan khidmah kepada masyarakat luas. Penerima manfaat tahun ini meningkat hampir 30 persen dari tahun kemarin, dimana hampir 400 orang yang diobati dan semua gratis.
Diantara kegiatan bakti sosial dan pengobatan yang digelar yaitu pemeriksaan dokter umum dan dokter spesialis mata gratis, pemberian kaki palsu dan kacamata gratis, operasi katarak gratis, juga khitan masal gratis yang ditangani oleh dokter spesialis bedah plastik langsung dari Surabaya beserta seluruh hadiah yang disiapkan panitia.
Tujuan utama acara tersebut ialah bagaimana pesantren bisa berdampak positif langsung ke masyarakat. “Sebagaimana visi dan misi pondok ini yaitu berkhidmah untuk masyarakat, mensejahterakan umat, dan memberi sumbangan positif terhadap bangsa dan negara ini, pungkas Kiai Fahrizal. [Edithya Miranti]





















