pesanan-baju-kaos
27 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 17 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Yang Dicontohkan Para Kiai Tegalsari Ketika Berhubungan dengan Pemerintahan Berkuasa

Oleh: Muhammad Husain Sanusi, Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
10 December 2024
in Kolom
0
Yang Dicontohkan Para Kiai Tegalsari Ketika Berhubungan dengan Pemerintahan Berkuasa

Pesantren Tegalsari di Ponorogo bukan hanya menjadi pusat pendidikan Islam, tetapi juga menjalin hubungan yang erat dengan pemerintahan kerajaan dari abad ke-18 hingga abad ke-19. Hubungan ini menggambarkan bagaimana peran ulama tidak hanya terbatas pada pengajaran agama, tetapi juga mencakup peran strategis dalam sosial-politik, khususnya dalam menjalin keseimbangan antara agama dan kekuasaan.

Pesantren Tegalsari memiliki keterkaitan erat dengan perjuangan Islam di Jawa, khususnya melalui peran Bethoro Katong dan Kiai Ageng Muhammad Besari. Kiai Ageng Muhammad Besari merupakan ulama kharismatik yang mendirikan pesantren ini sebagai pusat keilmuan Islam, termasuk di era kekinian genealogi pesantren-pesantren besar di Pulau Jawa salafiyah maupun ashriyah berjejaring secara nasab keilmuan maupun nasab biologis dengan Pesantren Tegalsari.

Kiai Ageng Muhammad Besari memainkan peran penting dalam membangun hubungan awal antara Pesantren Tegalsari dan pemerintahan. Pada tahun 1742, ketika Pakubuwana II (PB II) melarikan diri akibat Geger Pecinan, ia mengungsi ke Pesantren Tegalsari. Kiai Ageng Muhammad Besari tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga membantu PB II merebut kembali Kartasura. Sebagai balas jasa, PB II memberikan tanah perdikan kepada Tegalsari dan menjadikan Kiai Ageng sebagai penghulu kerajaan. Hal ini menjadi tonggak hubungan erat antara pesantren dan istana.

Meski demikian, Kiai Ageng Muhammad Besari menerapkan kebijakan netralitas saat menghadapi konflik internal kerajaan, seperti dalam Perang Suksesi III. Dalam perang ini, ia tidak berpihak kepada PB II, Pangeran Mangkunegaran, maupun Pangeran Mangkubumi. Sikap ini bertujuan menjaga marwah pesantren sebagai lembaga pendidikan dan keagamaan yang independen. Sikap serupa ditunjukkan oleh keturunannya, termasuk Kiai Ageng Khasan Besari, saat Perang Jawa (1825-1830) yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro.

Pesantren Tegalsari di bawah kepemimpinan Kiai Ilyas dan Kiai Ageng Khasan Besari menjadi tempat pendidikan bagi para calon pejabat kerajaan. Yosodipuro II, seorang pujangga besar Surakarta, merupakan salah satu alumnus Tegalsari. Hubungan ini memperkuat kedekatan pesantren dengan istana, menjadikan Tegalsari sebagai pusat pembentukan kader-kader intelektual dan pemimpin kerajaan.

BACA JUGA

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Nyali Kemandirian ala Pesantren

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Nyai Murtosyiah, istri Kiai Ageng Khasan Besari, yang merupakan putri PB III, memperkuat hubungan antara pesantren dan istana. Ia memperkenalkan seni batik yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan keraton kepada masyarakat Ponorogo. Langkah ini memperkaya dinamika sosial-budaya Pesantren Tegalsari, sekaligus memperluas pengaruh pesantren di luar lingkup keagamaan.

Pada masa PB IV, Pesantren Tegalsari menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas kerajaan. Walaupun PB IV menghadapi tekanan dari Belanda, Pesantren Tegalsari tetap memegang peran sebagai tempat konsultasi spiritual dan pendidikan bagi para abdi dalem kerajaan. Kiai Ageng Khasan Besari menunjukkan loyalitasnya dengan memberikan dukungan moral, tanpa terlibat langsung dalam konflik politik.

Hubungan antara para kiai Tegalsari dan pemerintahan kerajaan mencerminkan sinergi yang saling menguntungkan. Para kiai memainkan peran sebagai penasihat spiritual, mediator konflik, dan pendidik elit kerajaan, sementara kerajaan memberikan dukungan untuk kelangsungan pesantren. Teladan ini menunjukkan bagaimana ulama dapat memainkan peran strategis dalam politik dan pemerintahan tanpa kehilangan independensinya. Pesantren Tegalsari menjadi bukti nyata dari hubungan harmonis antara agama dan kekuasaan di Nusantara. []

Tags: Kiai Ageng Muhammad BesariPakubuwana IIPesantren Tegalsari
Share12Tweet7Send
Previous Post

Dewan Da’wah Hadiri Sidang Umum Lembaga Dakwah Asia Pasifik di Kamboja

Next Post

Din Syamsuddin di Kuala Lumpur: Rusia-Dunia Islam Berpotensi Ciptakan Ekosistem Global yang Berkeadilan

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

16 September 2026
K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

16 September 2026
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

12 September 2026
Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

15 September 2026
K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

0
SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

0
Gontor Siap Luncurkan Mushaf Al-Qur’an di Acara Puncak 100 Tahun

Gontor Siap Luncurkan Mushaf Al-Qur’an di Acara Puncak 100 Tahun

0
Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

0
Mushaf Al-Qur’an Karya Santri Resmi Diluncurkan Gontor pada Puncak Acara

Mushaf Al-Qur’an Karya Santri Resmi Diluncurkan Gontor pada Puncak Acara

0
K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

16 September 2026
Gontor Siap Luncurkan Mushaf Al-Qur’an di Acara Puncak 100 Tahun

Gontor Siap Luncurkan Mushaf Al-Qur’an di Acara Puncak 100 Tahun

16 September 2026
SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

16 September 2026
Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

15 September 2026
Mushaf Al-Qur’an Karya Santri Resmi Diluncurkan Gontor pada Puncak Acara

Mushaf Al-Qur’an Karya Santri Resmi Diluncurkan Gontor pada Puncak Acara

15 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
â–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result