Bogor, Gontornews – Sekitar 40 orang alumni Program Studi (Prodi) Magister Teknologi Pendidikan (MTP) Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menggelar acara buka puasa bersama di Kampus UIKA, Selasa (3/3/2026). Acara bertajuk “Merajut Silaturahmi, Berbagi Inspirasi di Bulan yang Berkah” itu berlangsung sederhana namun sarat makna.
“Alumni itu aset kampus. Kampus bangga dengan para alumninya. Apalagi kalau alumninya sukses berkiprah di tengah-tengah masyarakat,” ujar Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor, H Hendri Tanjung PhD, saat memberikan kata sambutan.
Pengganti Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MS sebagai Direktur Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor itu menuturkan, salah satu tugas alumni membantu kampus. Membesarkan kampus dan menjadikan kampus unggul.
Selain itu, lanjutnya, alumni berperan membantu regenerasi di kampus. “Harus ada regenerasi. Untuk mewujudkannya alumni bisa membantu kampus dengan membawa mahasiswa baru,” papar Hendri di depan Wakil Rektor bidang Kerjasama, Inonasi dan Pengembangan UIKA, Prof Dr Widyasari MPd, yang hadir di barisan kursi depan.
“Jika ada 400 alumni MTP dan setiap alumni membawa satu mahasiswa maka ada 400 mahasiswa baru,” ujar doktor ekonomi Islam lulusan International Islamic University (IIU) Islamabad, Pakistan, itu.
Juga hadir pada kesempatan itu Wakil Direktur 1 Sekolah Pascasarjana UIKA Dr H Abas Mansur Tamam Lc MA, Wakil Direktur 2 Sekolah Pascasarjana UIKA Dr H Ibdalsyah MA, Sekretaris Program Magister Teknologi Pendidikan UIKA Dr Rudi Hartono MPd, sesepuh MTP UIKA Prof Dr H Zainal Abidin Arief MSc, serta para alumni dan mahasiswa MTP.
Pada kesempatan menjelang berbuka puasa itu ‘suhu’ MTP UIKA Prof Dr H Zainal Abidin Arief MSc mengisahkan lika liku perjuangan mendirikan Prodi MTP. Mengaku berawal dari ‘single fighter’, namun berkat semangat dan motivasi serta kerjasama semua pihak, MTP bisa meraih predikat akreditasi “Unggul”.
Acara diakhiri dengan buka puasa dan foto bersama yang menandakan kebersamaan alumni dan para dosen. Semoga bisa berjumpa kembali dengan Ramadhan dan “buka puasa bersama” di tahun depan. []























