pesanan-baju-kaos
30 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 11 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Inpirasi Jejak

Guru Mughni, Dermawan Anti Penjajahan Belanda

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
13 February 2018
in Jejak
0

Ada tiga sosok ulama besar di tanah Betawi yang banyak dikenal masyarakat. Mereka adalah KH Abdullah Syafii, KH Noer Ali, dan KH Guru Mughni. Ketiganya, bukan saja terkenal karena ilmunya, namun berperan aktif dalam berdakwah untuk memajukan Islam di tanah Betawi.

KH Guru Mughni atau yang akrab disebut Guru Mughni berasal dari Jakarta Selatan. Nama lengkapnya Abdul Mughni bin Sanusi bin Ayyub bin Qays. Dia lahir tahun 1860 di  Kuningan, Jakarta Selatan, dari pasangan H Sanusi bin Ayyub dan Hj Da’iyah binti Jeran.

Sejak kecil, Guru Meghni banyak belajar agama kepada sang ayah H Sanusi bin Qais di Masjid Mubarok, Kuningan. Sesudah itu ia belajar kepada seorang guru mengaji bernama H Jabir, kemudian meneruskan belajar kepada Sayyid Usman bin Yahya yang digelarinya “Mufti Betawi”.

Tak cukup dengan ilmu yang ia dapatkan dari guru-guru di Jakarta, pada usia 18 tahun, ia dikirim ayahnya menuntut ilmu di Makkah dan bermukim di sana selama sembilan tahun. Ia berguru kepada banyak ulama, antara lain Syaikh Sa’id al-Babasor, Syaikh Mukhtar Atharid, Syaikh Umar Bajunaid al-Hadrami, Syaikh Sa’id al-Yamani, Syaikh Muhammad Ali-Al-Maliki, Syaikh Abdul Karim Al-Dagestani, Syaikh Mahfud At-Tremasi dan Syaikh Muhammad Umar Syatho, Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi dan lain-lain.

BACA JUGA

KH Ahmad Sahal, Sosok Pendidik yang Sederhana

KH Ali Maksum: Mencerdaskan Bangsa Melalui Pesantren Krapyak

KH Bisri Syansuri, Perintis Pesantren Putri di Indonesia

Ahli Tafsir Alumni Gontor, Prof Roem Rowi Wafat, Ini Kiprah Semasa Hidupnya!

Machmud Singgirei Rumagesan Pahlawan Muslim dari Tanah Papua

Sesudah kembali ke tanah air, Guru Mughni mulai mengajar di rumahnya sendiri dan di masjid untuk beberapa waktu sebelum kembali lagi ke Makkah dan bermukim untuk kedua kalinya selama lima tahun. Selama di tanah suci, ia berteman dengan sejumlah orang Betawi yang kelak juga menjadi ulama besar, seperti KH. Marzuki (Guru Marzuki).

Hubungan pertemanan Guru Mughni dengan Guru Marzuqi berlanjut kepada kekeluargaan melalui jalur pernikahan. Putra Guru Mughni, KH. Ali Sibromalisi menikah dengan Hj. Syaikhoh, putri Guru Marzuqi. Melalui jalur pernikahan inilah anak cucu mereka berdua tetap bisa bersilaturahim dan bertukar ilmu pengetahuan.

Guru Mughni termasuk dari keluarga kaya, pernah pemerintah Belanda menawarkan pekerjaan Penghulu Kepala yang ditawarkan kepadanya, namun dengan tegas ia menolak karena alasan kebangsaan, ia tidak ingin bekerjasama dengan penjajah.

Dengan kekayaan yang ia miliki, Guru Mughni menggunkan hartanya untuk syiar di jalan Allah yaitu berdakwah dan juga membantu masyarakat Kuningan yang memerlukan bantuan modal untuk berdagang atau mengembangkan usaha mereka. Bahkan ketika Guru Mughni bermukim di Makkah, ia kerapkali memberikan bantuan pinjaman kemah-kemah kepada jama’ah haji Indonesia. Sementera rumahnya sendiri yang berada di Makkah dijadikan wakaf tinggal para pelajar Indonesia yang bermukim di sana.

Dikenal memiliki sifat sosial dan dermawan, Guru Mughni lebih  mengutamakan kepentingan masyarakat daripada dirinya, terutama dalam membela tanah air. Ketika terjadi revolusi fisik melawan penjajah, ia mengizinkan rumahnya yang terletak di Jl Mas Masur 38 Tanah Abang jadi markas tempat pertemuan tokoh-tokoh perkumpulan Yong Islamiten Bond oleh KH Agus Salim.

Perlawanan Guru Mughni terhadap Belanda juga dilakukan ketika ia membangun Masjid Baitul Mugni. Saat itu, dia meminta rekomendasi kepada pemerintah Belanda untuk membangun masjid. Tetapi, Belanda—atas pertimbangan Snouck Hurgronje—tidak mengeluarkan rekomendasi. Guru Mughni tetap melaksanakan pembangunan Masjid Baitul Mughni pada tahun 1901 dengan biaya sendiri dan di atas tanahnya sendiri.

Pada tahun 1926, Guru Mughni mendirikan Madrasah Sa’adatud Dârain yang merupakan satu-satunya madrasah yang ada di wilayah Kuningan pada saat itu. Menurut putra Guru Mughni, KH Hasan Basri, bangunan madrasah ini semula merupakan rumah kediaman ayahnya. Ketika madrasah sudah didirikan, pengelolaannya diserahkan kepada kedua puteranya,  KH Syahrowardi dan KH Rahmatullah, dan dibantu menantunya, H Mahfudz dan HM Toha. Guru Mugni sendiri hanya sebagai pengawas dan pembina.

Dalam hal pendidikan, ia menerapkan aturan yang ketat kepada keluarganya. Tidak ada satupun anaknya diperbolehkan belajar di sekolah umum milik Belanda. Ini merupakan bentuk perlawanan Guru Mughni yang non koperatif kepada pemerintahan kolonial.

Kendati demikian, bukan berarti ia anti ilmu umum. Ia memanggil guru-guru umum untuk mengajarkan anak-anaknya secara privat. Hasil didikannya terbukti berhasil, banyak anak cucu keturunannya menjadi ulama-ulama besar yang kelak meneruskan perjuangannya, seperti KH Ahmad Mawardi, KH  Syahrowardi, KH Ali  Syibramalisi, KH Abdul Aziz Abdullah Suhaimi dan lain-lain.

Selama hidupnya, Guru Mughni menulis dua buah karya ternama. Yaitu Taudhîh al-Dalâ’il fî Tarjamati Hadist al-Syâmil dan Naqlah Min ‘Ibârat al-Ulama Nasihat Mawâ’izah li Awlad al-Zamân Fî Adab Qirô’at al-Qur’ân wa Ta’limih.

Guru Mughni wafat pada hari Kamis, 5 Jumadil Awal 1354 H/1935 M. Jenazahnya dimakamkan di pekuburan keluarga di Mushola Al-Mizan Langgar Tanjung, Jalan Mega Kuningan Barat Blok E- 33 Kuningan Timur, Jakarta Selatan, berdekatan dengan Kedutaan Besar Republik Islam Pakistan. [Fathurroji NK/DJ]

 

Tags: Anti PenjajahanBelandaBetawiGuru Mughni
Share221Tweet138Send
Previous Post

Pertaubatan ala Abu Lubabah

Next Post

Komjen (Purn) Dr Nurfaizi Suwandi: Mutiara Indonesia di Negeri Piramida

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

6 October 2026
DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

8 October 2026
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

5 October 2026
Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

6 October 2026
Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

8 October 2026
Drama Contest PMDG Kampus 12 Siak: Santri Asah Keberanian dan Kemampuan Berbahasa Asing

Drama Contest PMDG Kampus 12 Siak: Santri Asah Keberanian dan Kemampuan Berbahasa Asing

0
Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

0
DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

0
Pimpinan Gontor Resmikan Masjid Pesantren Baitussalam Gunungkidul

Pimpinan Gontor Resmikan Masjid Pesantren Baitussalam Gunungkidul

0
Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

0
Drama Contest PMDG Kampus 12 Siak: Santri Asah Keberanian dan Kemampuan Berbahasa Asing

Drama Contest PMDG Kampus 12 Siak: Santri Asah Keberanian dan Kemampuan Berbahasa Asing

8 October 2026
Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

8 October 2026
DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

8 October 2026
Pimpinan Gontor Resmikan Masjid Pesantren Baitussalam Gunungkidul

Pimpinan Gontor Resmikan Masjid Pesantren Baitussalam Gunungkidul

8 October 2026
Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

6 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result