10
Tonton Selengkapnya
Prof Syam
27 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 19 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Inpirasi Jejak

KH Ahmad Sahal, Sosok Pendidik yang Sederhana

Fathur Roji by Fathur Roji
26 May 2026
in Jejak
0
KH Ahmad Sahal Gontor

Sebagai kakak tertua dari tiga pendiri Pondok Modern Gontor, KH Ahmad Sahal, terus memberikan motivasi kepada dua saudaranya akan pentingnya pendidikan Islam modern. Bahkan harapan pun dikorbankan demi keberlangsungan pendidikan. Berikut profil KH Ahmad Sahal.

Penampilannya khas. Sorban putih menempel di atas kepala, dipadu songkok hitam di atas surban itu. Itulah KH Ahmad Sahal, salah satu pendiri Pondok Modern Gontor.

Pak Sahal, demikian panggilan akrabnya, adalah Trimurti yang paling tua. Dua adiknya ialah KH Zainuddin Fananie dan KH Imam Zarkasyi.

Kiai Sahal lahir di Desa Gontor, Ponorogo, pada 22 Mei 1901. Ia putra kelima dari Kiai Santoso Anom Besari. Ketika masih anak-anak, ia belajar di Sekolah Ongko Loro (Volk School).

BACA JUGA

KH Ali Maksum: Mencerdaskan Bangsa Melalui Pesantren Krapyak

KH Bisri Syansuri, Perintis Pesantren Putri di Indonesia

Ahli Tafsir Alumni Gontor, Prof Roem Rowi Wafat, Ini Kiprah Semasa Hidupnya!

Machmud Singgirei Rumagesan Pahlawan Muslim dari Tanah Papua

Pangeran Katandur, Dakwah Lewat Pertanian dan Karapan Sapi

Setamat dari Sekolah Ongko Loro, ia melanjutkan pendidikan di berbagai pondok, di antaranya Pondok Kauman, Joresan, dan Durisawo, semuanya di Ponorogo, Jawa Timur. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di Siwalan Panji, Sidoarjo, dan Tremas, Pacitan.

Pada tahun 1919, ia masuk sekolah Belanda Algemeene Nederlandsch Verbond (Sekolah Pegawai di Penjajahan Belanda) dan lulus pada 1921.

Sebagai saudara tertua, Kiai Sahal menjadi “pemukul genderang” pertama bangkitnya kembali Pondok Gontor Baru. Awalnya, ia mendirikan Tarbiyatul Athfal. Setelah KH Zarkasyi, adiknya, pulang dari menuntut ilmu di Padang Panjang, Sumatera Barat, mereka kemudian merintis program Kulliyatul Muallimin al-Islamiyah (KMI).

Kiai Sahal dikenal sebagai sosok yang ramah, sabar, dan tegas. Semboyan yang kerap ia ucapkan ialah, “Jadilah orang yang berprinsip.”

Menurut putri keempatnya, Hj Siti Arsiah Sahal, jika menyangkut prinsip, misalnya akidah, sang ayah sangat tegas mempertahankannya. “Imannya kuat, sehingga tak takut pada siapa pun, bahkan pada makhluk halus sebangsa jin yang saat itu banyak di pondok. Ia dijuluki warga karena kemampuannya menangani hal-hal gaib,” ungkapnya.

Bahkan sebagian masyarakat percaya pada kemampuan menyembuhkan orang sakit. Tak jarang masyarakat datang kepadanya untuk meminta doa agar penyakit disembuhkan oleh Allah SWT.

“Biasanya bapak berdoa sambil mengamini doa-doa bapak. Alhamdulillah mereka sembuh dari penyakitnya,” jelas Arsiah.

Sehari-hari, penampilan Kiai Sahal sangat sederhana. “Baju yang ia pakai itu-itu saja, sehingga Bu Sahal (istrinya) kadang mengerut untuk membeli lagi karena yang lain sudah tua,” kenangnya.

Ia biasa mengenakan sarung dalam setiap kesempatan. Kiai Sahal jarang memakai celana panjang, bahkan ketika menemui Presiden Soekarno dan Soeharto, ia tetap mengenakan sarung.

Kiai Sahal dikenal dermawan. Ia gemar bersedekah kepada orang yang membutuhkan. “Suatu hari, bapak diberi uang oleh seseorang, namun uang itu tidak diberikan untuk keluarganya melainkan diberikan kembali kepada orang-orang kampung,” paparnya.

Kiai Sahal kurang bisa menyimpan uang. Sering kali uang yang disimpannya hilang tanpa bekas. Suatu ketika Kiai Sahal berobat ke dokter gigi di Madiun. Ketika akan membayar, uang yang berada di kantongnya sudah hilang. “Tak jelas apakah lupa di mana tempat menaruhnya atau jatuh di tengah jalan.”

“Dulu, untuk menghidupi keluarganya, Kiai Sahal membuka warung kecil di sekitar pondok. Istrinya yang mengelola warung itu. Tak hanya itu, sebelum mendirikan pondok, Kiai Sahal pernah menanam puluhan kelapa agar bisa dimanfaatkan suatu saat kelak.”

Bahkan dengan kelapa itu, Kiai Sahal bisa menghidupi keluarganya, menyekolahkan anak-anaknya, dan membantu biaya sekolah adiknya, KH Imam Zarkasyi saat belajar di Padang Panjang, Sumatera Barat.

“Saking banyaknya pohon kelapa yang ditanam bapak, pernah suatu hari ada santri jalan-jalan di bawah pohon kelapa, lalu kejatuhan buahnya. Untunglah lukanya tidak parah, hanya lecet. Kedua santri itu berasal dari Gresik dan Yogyakarta,” katanya.

Dekat dengan Santri

Semasa hidupnya, Kiai Sahal sangat dekat dengan santri. Ia sering mengontrol ke kelas atau ke kamar santri dan membantu mereka belajar. Bahkan sesekali ia mengelus-elus rambut santrinya untuk memompa semangat belajar.

Tak heran bila anak kandungnya sendiri merasa lebih dekat dengan sang ibu dibanding sang ayah.

Salah satu murid kesayangan Kiai Sahal yaitu almarhum KH Imam Badri yang kemudian juga menjadi salah seorang pimpinan Pondok Modern Gontor. Menurut KH Badri, Kiai Sahal merupakan sosok pendidik yang sangat perhatian kepada murid-muridnya.

“Beliau sering mengisi dan mengurus bak mandi bersama santri tanpa merasa gengsi. Beliau juga mengajari cara bertukang kepada santri,” ungkapnya.

Kiai Badri membenarkan kalau gurunya merupakan pendidik yang sangat sederhana. Apa yang dilakukan semata-mata mengharap ridha Allah. “Kiai Sahal mendidik para santri dengan ucapan, tingkah laku, dan doa. Ia selalu berupaya menjadi teladan bagi santri-santrinya karena ia seorang pendidik,” katanya.

“Kiai Sahal mendidik para santri dengan ucapan, tingkah laku, dan doa. Ia selalu berupaya menjadi teladan bagi santri-santrinya karena ia seorang pendidik.”

Semboyan Kiai Sahal yang tak terlupakan oleh KH Badri yaitu:

“Labuh bondo, labuh pikir, lek perlu sak nyawane.”
(Serahkan harta, kekuatan, pemikiran, kalau perlu dengan nyawa sekalian).

Ketika masa penjajahan Jepang, sebanyak 70 santri tak mendapat kiriman dari orang tuanya karena komunikasi terputus. Kiai Sahal rela menanggung biaya hidup mereka. Bahkan ketika banyak santri yang dipaksa belajar bela diri Seinendan dan Kaibodan oleh Jepang, Kiai Sahal protes karena santri terpaksa harus bolos belajar.

“Jika para santri dipaksa terus belajar bela diri lebih baik tembaklah saya,” tegasnya.

Selain sebagai pendidik, Kiai Sahal juga piawai berpidato di depan publik. Ia tahu trik-trik berpidato untuk menarik massa supaya selalu mendengar dengan kondisi masyarakat saat itu.

Ia pandai menempatkan diri ketika berbicara di depan umum. “Berbicaralah dengan masyarakat sesuai dengan kemampuan mereka berpikir,” ujarnya.

Sosok Inovatif

Gagasan membangun Pondok Gontor Baru, kata Kiai Badri, sesungguhnya dilihat oleh kedatangan Kiai Sahal ke Kongres Umat Islam Indonesia di Surabaya pada pertengahan 1926. Dalam kongres tersebut diputuskan bahwa umat Islam harus mengutus wakilnya ke Mukhtamar Islam se-Dunia di Mekkah.

Namun timbul masalah, siapa yang akan menjadi utusan? Siapa yang mampu menguasai sekurang-kurangnya bahasa Arab dan Inggris?

Peristiwa itu mengilhami Kiai Sahal untuk mencetak tokoh-tokoh yang menguasai kedua bahasa tersebut. Dari sinilah ide mendirikan Pondok Modern Gontor muncul.

Putra keenam Kiai Sahal, KH Hasan Abdullah Sahal, mengatakan bahwa ayahnya merupakan sosok yang inovatif. Kiai Sahal selalu membuat kreasi-kreasi baru dalam mendidik santrinya.

“Beliau juga tak pernah takut menghadapi siapa pun,” tuturnya.

Hampir seluruh hidup Kiai Sahal dihabiskan untuk pengembangan pondok. Ia tekun mendidik santri. Ia biasa memberi nasihat yang menyentuh, dilalui nuansa Jawa yang begitu kental.

Siapa pun yang mendengar ia berpidato, kata Kiai Hasan, pasti tak akan pernah lupa dengan gayanya yang khas.

Di akhir masa hidupnya, Kiai Sahal jatuh sakit. Hari demi hari sakit yang dideritanya tak kunjung membaik. Ia hanya bisa berbaring di tempat tidur di rumahnya, pasrah tapi tegar.

Suatu saat, sebelum meninggal, Kiai Sahal berkata kepada santri-santrinya bahwa ia begitu ingin melihat Masjid Jami’ selesai dibangun. Karena itu, ia selalu berdoa kepada Allah SWT agar masih bisa melihat masjid tersebut berdiri sebelum ia dipanggil menghadap-Nya.

Doa itu ternyata terkabul. Allah SWT memanggilnya ketika Masjid Jami’ hampir selesai dibangun, tepatnya 9 April 1977 pukul 19.00 WIB. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. [Fathur]

Tags: KH Ahmad SahalPondok Modern Darussalam GontorTrimurti
Share8Tweet5Send
Previous Post

Dubes Palestina Apresiasi Solidaritas Masyarakat Indonesia Melalui BAZNAS

Next Post

BAZNAS RI Serahkan Bantuan dari Masyarakat Indonesia 5 Miliar untuk Palestina

Fathur Roji

Fathur Roji

Jurnalis, Web Content, Penulis Buku Biografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Al-‘Afwu dan Al-Maghfirah: Hierarki Ampunan dalam Perspektif Spiritual Islam di Akhir Ramadhan

Kiat-Kiat Agar Anak Betah di Pesantren: Sebuah Rangkuman Pidato Masyayikh Gontor

3 May 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

12 July 2026
Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

12 July 2026
Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

13 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

0
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

0
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

0
Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

17 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

17 July 2026
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angakatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

16 July 2026
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

16 July 2026
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

16 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal
  • 🎓BEASISWA JALUR RAPOR✨Kabar gembira bagi alumni Pondok Modern Darussalam
Gontor & Pondok Pesantren Alumni Gontor!Dapatkan beasiswa Free Uang gedung dan Potongn UKT
50% disetiap semester sampai lulus kuliah di Universitas
Ary Ginanjar (UAG) dan wujudkan impianmu menjadi
profesional unggul di berbagai bidang!✍️Syarat Pendaftaran:
✅Lulusan Gontor dan rekanan Gontor tahun
2022-2025
✅Memiliki Hafalan Qur
  • Pre-Order Majalah Gontor Edisi Bulan Juli 2026.1 ABAD GONTOR DALAM SATU GENGGAMAN!
Edisi Paling Bersejarah yang Tak Akan Dicetak Ulang.Menyambut 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, miliki Majalah Gontor Edisi Spesial bulan Juli - September 2026.KUOTA CETAK SANGAT TERBATAS!
Sistem otomatis ditutup jika stok ludes. Jangan sampai Anda menyesal karena melewatkan edisi bersejarah ini!
Siapa cepat, dia dapat.AMANKAN STOK ANDA SEKARANG!
Kunjungi: https://bit.ly/keranjang-buku
Pengiriman Majalah di tanggal 10 juli 2026.
  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result