pesanan-baju-kaos
30 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 5 November, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Inpirasi Jejak

Pangeran Katandur, Dakwah Lewat Pertanian dan Karapan Sapi

Fathur Roji by Fathur Roji
3 years ago
in Jejak
0
Pangeran Katandur, Dakwah Lewat Pertanian dan Karapan Sapi

Jakarta, Gontornews — Pangeran Katandur, pangeran yang ahli bercocok tanam, memiliki nama asli Syaikh Ahmad Baidlawi. Ia cucu Sunan Kudus yang alim dan mendedikasikan dirinya dengan dakwah lewat pertanian. Tak heran jika ia diberi julukan Pangeran Katandur.

Pangeran Katandur memiliki kedekatan dengan warga Sumenep. Sosok asalnya dari Kudus ini memang dikenal sebagai tokoh berjasa di bidang pertanian. Bahkan dari imbas “nandurnya” atau bertani, muncul ikon sapi dan karapannya.

“Ju Katandur itu seorang ulama yang alim di bidang agama. Namun berdakwah dengan salah satunya ‘nandur’ atau mengajarkan cara bertani,” kata R. Idris, salah satu tokoh Sumenep yang bersusur galur nasab ke Pangeran Katandur.





Berasal dari Kudus, tinggal di tempat tandus, hanya untuk bertani, bagaimana kisahnya. Kedatangan Pangeran Katandur banyak dikabarkan oleh beberapa literatur sejarah di Sumenep. Kendati tidak secara utuh.

BACA JUGA

Sunan Kalijaga: Menyebarkan Islam Melalui Seni dan Budaya

KH Ahmad Sahal, Sosok Pendidik yang Sederhana

KH Ali Maksum: Mencerdaskan Bangsa Melalui Pesantren Krapyak

KH Bisri Syansuri, Perintis Pesantren Putri di Indonesia

Ahli Tafsir Alumni Gontor, Prof Roem Rowi Wafat, Ini Kiprah Semasa Hidupnya!

Dulu, di kalangan Wali Sanga misalnya, dakwah bisa dari jalur kesenian, seperti Sunan Kalijaga yang menggunakan media wayang. Sunan Bonang dan Sunan Giri yang menciptakan tembang. Begitu juga Sunan Ampel dan lainnya.

“Dari sana kemudian didapat simpati masyarakat yang mulai mendekat. Baru setelah itu dikenalkanlah ilmu agama dan alat-alatnya,” kata R. Nurul Hidayat, salah satu pemerhati sejarah di Sumenep.



Dakwah Pangeran Katandur tidak hanya mengatasi masalah pembumian Islam, atau kehausan masyarakat akan Islam yang kaffah, namun seiring dengan itu juga menjadi pemecah masalah ketahanan pangan di Sumenep.

Lahan-lahan yang luas nan tandus itu dibajak. Diajarkan ilmu-ilmunya. Digunakanlah sarana sapi, dan lain sebagainya. Hasil bumi di Sumenep makin melimpah.

Sebelum  Pangeran Katandur datang ke Sumenep, keadaan pertanian di Sumenep khususnya daerah Parsanga dan Bangkal sangat mengagumkan. Namun karena adanya penyakit pada tumbuhan, banyak petani yang gagal panen. Berkat  Pangeran Katandur kondisi mulai membaik, bahkan mencapai hasil yang maksimal. Hal itulah yang membuat banyak masyarakat Sumenep mulai masuk agama Islam.

Sampai sekarang masyarakat yang mengetahui dan mempercayai pangeran Katandur sebelum melakukan budidaya tanaman selalu bertawassul atau mengirimi surah Al-fateha kepada pangeran Katandur atau Syeh Ahmad Baidawi.

Penggunaan tenaga sapi untuk melakukan penyuburan tanah ini dengan cara menggunakan sepasang bambu yang disebut nanggala atau salaga, kemudia sepasang bambu itu ditarik oleh dua ekor sapi. Pangeran Katandur mempopulerkan Karapan Sapi pertama kali di Madura pada abad ke-13 tepatnya pada tahun 1248 di Desa Parsanga, Pulau Sapudi, Sumenep.

Melihat gagasan Pangeran Katandur tersebut, masyarakat secara perlahan mengikuti jejaknya dalam menjalankan kesenian Karapan Sapi. Tanah yang awalnya gersang di Pulau Sapudi berubah menjadi subur sehingga bisa dimanfaatkan untuk menanam padi.

Pada akhirnya Karapan Sapi yang dipelopori Pangeran Katandur bisa eksis hingga sekarang.

Keturunan dari Pangeran Katandur ada yang menjadi pemimpin Kerajaan Sumenep yakni Bendoro Saud, beliau raja yang ke-29 pada masa kepemerintahan tahun 1750 – 1762.

Tak hanya menurunkan umaro, keturunan Katandur dari jalur ulama juga tidak sedikit. Sebut saja Kiai Ali alias Kiai Barangbang, di Kalimo’ok, Kalianget. Tokoh yang dikenal sebagai peletak ilmu Tasauf di Madura Timur ini terhitung sebagai cucu Pangeran Katandur.

Keturunan –  keturunannya banyak yang berhasil dalam mengIslamkan penduduk Madura. Salah satu keturuannya yaitu Bendoro Saud yang akhirnya menjadi penguasa Sumenep dari tahun 1750-1762. Pada abad ke 18, proses Islamisasi di Sumenep semakin meluas ketika diperintah oleh putra dari Bendoro Saud, yang bernama Panembahan Sumolo.

Buktinya yaitu adanya keraton Sumenep dan Masjid Jamik. Keraton Sumenep juga berpindah pindah, dari yang semula berada di desa Banasare, kecamatan Rubau, kemudian pada saat pemimpinnya yaitu raja Jokotole (1415-1460) keraton tersebut pindah ke daerah Dungkek.

Sekarang Masjid Agung tersebut berada di tengah kota Sumenep, tepatnya di jalan Trunojoyo No. 06 kelurahan Bangselok. Letak masjid ini tidak terlalu jauh dengan bangunan sejarah lainnya yang ada di kota Sumenep, seperti Keraton Panembahan Sumolo. [Fath]

 

Tags: Karapan sapiPangeran KatandurSumenep
Share224Tweet140Send
Previous Post

TERKASIH ‘Tepung Kampung Silih’ Produk Inovasi Kebanggaan Desa Gunung Bunder II Karya Mahasiswa IAI Sahid Bogor

Next Post

Workshop Komputerisasi MALDA: Ajang Asah Intelektualitas Santriyah

Fathur Roji

Fathur Roji

Jurnalis, Web Content, Penulis Buku Biografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

30 October 2026
Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

29 October 2026
KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

2 November 2026
Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

30 October 2026
Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

0
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

0
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

0
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

0
Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

0
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

5 November 2026
Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

5 November 2026
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

5 November 2026
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

5 November 2026
Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

5 November 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result