Ponorogo, Gontornews — Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 menghadirkan sistem pendaftaran santri baru yang tertib dan ramah bagi wali santri. Mulai dari penyambutan di gerbang hingga registrasi asrama, seluruh proses dirancang untuk memudahkan calon pelajar memasuki kehidupan pondok.
Sejak awal, petugas pondok akan menyambut dan mengarahkan para wali santri dan santri pendaftar sedari gerbang pintu masuk. Selanjutnya, mereka akan mengarahkan para calon pendaftar ke gedung Thaif, yang berada di utara Masjid Jami’ Gontor 2 untuk menyelesaikan proses pendaftaran dan pembayaran.
Guna mempermudah alur pendaftaran, pihak pondok telah membuat tahapan alur pendaftaran agar para wali tidak mengalami kebingungan saat mendaftar.
“Perjalanan besar selalu dimulai dengan satu langkah keyakinan. Hari ini langkah itu membawa kita ke gerbang pendidikan yang penuh berkah,” ungkap penggalan narasi pembuka panduan alur pendaftaran santri baru Gontor Kampus 2 di YouTube, Gontor TV.
Adapun pendaftaran diselenggarakan mulai Sabtu hingga Kamis yang dibagi menjadi dua sesi, yaitu: pagi, mulai pukul 07.30-12.00 WIB dan malam mulai pukul 20.15-22.00 WIB. Sementara pada hari Jumat, pendaftaran hanya dibuka pada sesi malam saja.
Setibanya di Gedung Thaif, para wali santri calon pelajar berikut dengan putranya mendaftar secara daring dan dapat langsung menuju ruang pemberkasan guna melengkapi dokumen pendaftaran. Adapun untuk calon pelajar yang belum melakukan pendaftaran online, petugas akan memberikan pendampingan khusus dari petugas hingga proses pendaftaran dan administrasi selesai.
Pihak pondok mengingatkan pentingnya kelengkapan dokumen administrasi seperti kartu keluarga, KTP orang tua, akta kelahiran, hingga ijazah atau rapor terakhir. Pondok menganggap, ketelitian dalam menyiapkan dokumen sangat membantu proses pendaftaran.
“Kelengkapan dan ketelitian dalam menyiapkan dokumen akan sangat membantu kelancaran proses pendaftaran,” demikian keterangan dari sumber yang sama.
Usai pemberkasan, wali santri dan calon pelajar diharuskan menandatangani surat pernyataan sebagai bentuk komitmen untuk menempuh pendidikan di pondok. Pembayaran administrasi dilakukan melalui sistem virtual account sehingga orang tua diminta menyiapkan aplikasi mobile banking serta saldo yang mencukupi.
Tak hanya fokus pada administrasi, pondok juga menyiapkan tahapan placement test guna mengetahui kemampuan dasar calon santri pada tahap awal, terutama dalam membaca Al-Qur’an dan menulis Arab.
Tahapan akhir dilakukan di Gedung Sanggit sebagai pusat registrasi asrama. Di lokasi tersebut, staf pengasuhan santri akan menentukan kamar tempat tinggal para santri selama menempuh pendidikan di pondok.
Dalam panduan itu, pondok juga menekankan pentingnya kedisiplinan melalui aturan berpakaian dan pembiasaan hidup mandiri. Orang tua diminta untuk tidak memasuki area kamar santri demi menjaga ketertiban asrama.
“Mereka (santri) telah menjadi bagian dari keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor. Ayah, Ibu, titipkan ia dengan doa. Biarkan ia tumbuh di bawah bimbingan para guru,” bunyi pesan penutup dalam panduan tersebut.
Melalui sistem pelayanan yang lebih tertata ini, Gontor Kampus 2 berharap proses penerimaan santri baru dapat berlangsung lebih nyaman, tertib, dan memberi kesan positif bagi para wali maupun calon pelajar yang akan memulai perjalanan pendidikan mereka di lingkungan pondok. Info lebih lanjut, klik tautan berikut: gontor.ac.id/pendaftaran [Mohamad Deny Irawan]





















