Bogor, Gontornews – Sebanyak 45 siswa dan siswi kelas 9 Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Insantama Leuwiliang mengikuti kegiatan Pesantren Wisuda yang berlangsung selama tiga hari, Rabu-Kamis, 2–4 Juni 2026. Kegiatan reflektif dan edukatif ini diselenggarakan secara khidmat di kawasan wisata alam Gunung Salak Endah, Pamijahan, Kabupaten Bogor.
Selama agenda berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai pembekalan materi intensif yang disampaikan oleh jajaran dewan guru, pengurus yayasan, wali murid, serta alumni. Rangkaian materi ini dirancang khusus sebagai modal spiritual dan mental bagi para siswa sebelum mereka melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Salah satu momen special terjadi pada hari kedua pelaksanaan kegiatan. Direktur SDM dan Kurikulum Sekolah Islam Terpadu (SIT) Insantama Leuwiliang, Dr Ir H Rusdiono Mukri MPd, hadir langsung memberikan wejangan yang mendalam dan penuh motivasi kepada seluruh peserta.
Dalam penyampaiannya, Dr Rusdiono menekankan bahwa esensi kelulusan yang sesungguhnya bukan sekadar selembar ijazah formal, melainkan kesiapan dalam menghadapi realitas kehidupan yang sebenarnya.
“Anak-anak yang Bapak banggakan, kalian semua akan menerima tanda kelulusan. Namun yang lebih penting: Semoga kalian lulus dalam ujian kehidupan. Menjadi manusia yang beriman kuat, berakhlak mulia, berintegritas tinggi, dan berprestasi unggul,” ujarnya di hadapan para siswa kelas 9.
Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai keislaman yang selama ini ditempa di SMPIT Insantama tetap terjaga dan menjadi identitas diri di mana pun mereka berada.
“Jadilah lulusan SMPIT yang tidak hanya sukses di dunia, tetapi juga mulia di hadapan Allah SWT,” tambah Dr Rusdiono dalam presentasi bertajuk “Menjadi Muslim Berkarakter dan Berprestasi”.
Menutup motivasinya, Dr Rusdiono memberikan ucapan selamat berjuang seraya berpesan agar semangat menuntut ilmu, beribadah, dan berdakwah tidak mengendur setelah melepas seragam putih-biru.
“Selamat menempuh perjalanan baru. Terus berkarya, terus menginspirasi, dan terus menebar manfaat. Kelulusan kalian mengakhiri masa belajar di SMPIT, tapi jangan pernah mengakhiri semangat belajar, beribadah, dan berjuang menjadi pribadi terbaik di hadapan Allah SWT,” pungkasnya hangat.
Dengan berakhirnya kegiatan Pesantren Wisuda ini, diharapkan alumni SMPIT Insantama Leuwiliang siap melangkah menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh secara intelektual dan kokoh secara spiritual. []






















