Siak, Gontornews — Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 12 yang terletak di Dusun Lubuk Jering, Sungai Mandau, Siak, Riau pada Senin (17/8/2026) menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara yang digelar bertepatan dengan 4 Rabiul Awal 1448 H itu berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur di kompleks PMDG Kampus 12, Riau.
Saat upacara berlangsung, turut hadir di dalamnya Wakil Pengasuh PMDG Kampus 12, Al-Ustadz H Himmah Azhar Latif SThI, Wakil Direktur PMDG Kampus 12, Al-Ustadz Rifqi Inani MPd, jajaran guru, serta seluruh santri Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI).
Dalam amanatnya, Ustadz H Himmah Azhar Latif menegaskan peran historis dan strategis pesantren dalam menjaga kedaulatan bangsa. Seperti dilansir gontor.ac.id, Ustadz Himmah menyampaikan bahwa Gontor sejak awal turut mengambil peran dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Perjuangan tersebut tidak hanya diwujudkan melalui perlawanan terhadap penjajahan secara fisik. Perjuangan tersebut juga harus melalui upaya membebaskan umat dari penjajahan akidah, iman, akhlak, adab, dan ilmu pengetahuan.
Menurutnya, Gontor memiliki peran sebagai guru kebangsaan dan guru nasionalisme. Gontor juga menjadi benteng yang menolak berbagai bentuk penjajahan. Nilai perjuangan tersebut perlu terus ditanamkan kepada generasi penerus. Penanaman nilai itu, lanjutnya, dapat dilakukan melalui pendidikan yang memadukan nilai keislaman dan kebangsaan.
Pelaksanaan upacara menjadi bagian dari pendidikan (tarbiyah) untuk menanamkan kecintaan terhadap Tanah Air (hubbul wathan) serta kesadaran sejarah kepada para santri. Keterlibatan santri dalam baris-berbaris dan pengorganisasian upacara secara mandiri juga menjadi sarana pembentukan kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, dan ukhuwah di lingkungan pesantren.
Melalui peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PMDG Kampus 12 meneguhkan kembali komitmen pesantren dalam membentuk generasi yang memiliki keteguhan iman, kecintaan terhadap Tanah Air, serta kesadaran untuk melanjutkan perjuangan dan pengabdian bagi bangsa dan negara. [Edithya Miranti]






















