Ponorogo, Gontornews — Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) resmi memulai percetakan Mushaf, yang ditulis dan disusun langsung oleh guru Gontor Ustadz Muhammad Nur Lc, Sabtu (15/8/2026). Pimpinan PMDG, Drs KH Akrim Mariyat Dipl.A.Ed, menyampaikan bahwa hakikat percetakan Al-Qur’an adalah penegasan bahwa Allah yang menurunkan sekaligus menjaga wahyu-Nya tersebut.
“Hakikatnya, yang menurunkan dan menjaga itu Allah SWT. Dan Allah SWT memilih di antara makhluk-Nya untuk terlibat dalam proses (penjagaan Al-Qur’an),” ungkap Kiai Akrim saat memberikan sambutan pembuka pada Seremonial Pencetakan Mushaf Gontor di Percetakan Darussalam milik PMDG.
Lebih lanjut, Kiai Akrim mengaitkan perjalanan proses penyelesaian penulisan Mushaf Gontor. Menurutnya, proyek penulisan Mushaf Gontor bukan sesuatu yang direncanakan Trimurti pendiri Gontor. Namun, dalam perjalanan dan dinamika kelembagaan, Gontor rupanya melakukan penulisan dan mampu menyelesaikan mushaf Al-Qur’an 30 juz.
“Rangkaian perjalanan tersebut merupakan salah satu gambaran tentang bagaimana kehendak Allah SWT bekerja. Ketika Allah menghendaki sesuatu, Allah pula yang menghadirkan sebab-sebab yang mengantarkannya menuju keberhasilan,” tambah Kiai Akrim.
Sementara itu, Ibrahim, Staf Darussalam Press (DP) PMDG mengungkapkan pihaknya menargetkan mencetak 2000 eksemplar mushaf dalam rentang waktu 10 hari pengerjaan. Pada tahap finishing, DP menggunakan sentuhan efek foil, emboss dan Spot UV.
“Proses cetak ini didukung dengan fasilitas dan mesin canggih berstandar tinggi, seperti mesin offset Komori dan Heidelberg 4 warna, mesin lipat Stahl dan teknologi laminasi water-based,” kata PMDG melalui akun Instagram-nya.
Wakil Panitia Penulisan Mushaf Gontor, Ustadz Hakam Arrosyada, mengungkapkan bahwa sejatinya penulisan Mushaf Gontor pernah dimulai pada tahun 1989 oleh Syamsuddin Arif. Pimpinan Pondok kala itu mengarahkan penulisan mushaf sebagai wakaf angkatannya. Sementara pada penulisan mushaf yang dimulai 27 September 2023 itu, Pimpinan Pondok menginstruksikan agar dapat diselesaikan sebagai bagian dari warisan Gontor untuk umat Muslim dunia.
“Penulisan Mushaf Gontor oleh Al-Ustadz Muhammad Nur Lc MH kali ini dilaksanakan atas arahan Bapak Pimpinan agar menjadi legacy pada peringatan 100 tahun pondok,” jelas Hakam.
“Beliau (Pimpinan Gontor) sangat serius dalam memantau dan menyikapi proses. Tidak jarang, beliau menanyakan progres penulisan dan memberikan dukungan untuk menambah semangat,” imbuhnya.
Dalam prosesnya, penulisan Mushaf Gontor mendapaktan dukungan dari internal maupun eksternal. PMDG melibatkan Syeikh Belaid Hamidi, khattat dan ahli rasm asal Maroko sekaligus pemilik sanad khat internasional. Mereka juga melibatkan Lembaga Pentashih Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama yang bertanggung jawab atas penerbitan mushaf Al-Qur’an secara nasional. [Mohamad Deny Irawan]





















