Islamabad, Gontornews –– Sedikitnya dua warga sipil terbunuh di kedua sisi perbatasan yang diperselisihkan antara India dan Pakistan di Kashmir, kata beberapa pejabat.
Kantor luar negeri Pakistan mengatakan pada hari Kamis (11/5), seorang pria bernama Muhammad Rizwan tewas oleh tembakan tentara India di Desa Subzkot, di Kashmir yang dikuasai Pakistan. Sedikitnya dua orang lainnya terluka dalam baku tembak tersebut, tambahnya.
Seorang wanita berusia 35 tahun juga tewas pada hari Kamis di wilayah Nowshera, di Kashmir yang dikuasai India, kantor berita Associated Press melaporkan.
Letnan kolonel Manish Mehta, seorang jurubicara militer India, mengatakan tentara Pakistan menyerang pos militer India dengan senjata otomatis dan mortir di sepanjang Jalur Kontrol yang sangat militeristik, yang membagi Kashmir di antara negara-negara bersenjata nuklir. Suami wanita itu terluka dalam baku tembak tersebut, kata polisi.
Sementara itu, kantor luar negeri Pakistan memanggil komisaris tinggi India untuk mengutuk apa yang disebutnya “pelanggaran gencatan senjata yang tidak beralasan oleh pasukan pendudukan India” dalam semalam.
“Sengaja menargetkan warga sipil memang benar-benar terkutuk dan bertentangan dengan martabat manusia dan hukum hak asasi manusia dan kemanusiaan internasional,” katanya dalam sebuah pernyataan. [Rusdiono Mukri]



















