Gardez, Gontornews — Sedikitnya lima polisi tewas setelah Taliban menyerang sebuah markas besar polisi di Afghanistan timur.
Sardar Wali Tabasim, jurubicara kepolisian Provinsi Paktia, mengatakan sembilan petugas lainnya dan sembilan warga sipil terluka dalam serangan di Kota Gardez.
Tabasim menambahkan, kelima penyerang itu tewas di kompleks tersebut, yang juga menampung komando regional untuk provinsi-provinsi timur Afghanistan.
Jurubicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kelompok tersebut bertanggung jawab atas serangan itu.
Aljazeera melaporkan dari Kabul, serangan itu menyasar “target besar”. “Ini adalah markas besar polisi. Ini adalah target besar dan serangan tersebut tampaknya mengikuti pola yang cukup akrab,” katanya.
“Sepertinya ada bom mobil di gerbang utama. Empat atau lima penyerang berhasil masuk dan melakukan serangan ini.”
Sejak awal serangan musim semi mereka pada akhir April, pejuang Taliban telah melakukan sejumlah serangan mematikan terhadap tentara dan polisi Afghanistan.
Pasukan asing yang membantu Afghanistan juga menjadi sasaran.
Tujuh tentara AS terluka pada hari Sabtu dalam serangan di sebuah pangkalan militer oleh seorang tentara Afghanistan yang digambarkan sebagai “patriot” oleh Taliban.
Pada bulan Mei, setidaknya 15 tentara Afghanistan terbunuh saat pejuang Taliban menggerebek sebuah pangkalan militer di Provinsi Kandahar. [Rusdiono Mukri]























