Washington DC, Gontornews — Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan, tidak akan ada negosiasi mengenai daftar tuntutan yang telah diberikan kepada Qatar untuk mengakhiri krisis regional.
Ditanya oleh wartawan saat berkunjung ke Amerika Serikat pada hari Selasa (27/6), apakah tuntutan itu tidak dapat dinegosiasikan, Jubeir mengatakan, “Ya.”
“Kami telah membuat keputusan, kami telah mengambil langkah, dan terserah kepada Qatar untuk mengubah perilakunya dan begitu Qatar melakukannya, semuanya akan berhasil, tapi jika tidak, Qatar akan tetap terisolasi,” kata Jubeir yang berada di Washington DC.
Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dan menjatuhkan sanksi kepada negara tersebut pada 5 Juni, dan menuduhnya mendukung “terorisme”.
Keempat negara Arab tersebut belum memberikan bukti apapun atas klaim mereka, sementara Qatar telah berulang kali menolak tuduhan tersebut.
Setelah lebih dari dua minggu, blok yang dipimpin Saudi mengeluarkan daftar permintaan 13 poin pada hari Kamis sebagai syarat agar hubungan diplomatik bisa kembali normal. Mereka memberikan tenggat waktu 10 hari kepada Qatar.
Tuntutan tersebut meliputi, antara lain, Qatar harus menutup jaringan media Aljazeera, menutup pangkalan militer Turki dan menurunkan hubungan dengan Iran. [Rusdiono Mukri]




















