pesanan-majalah-edisi-khusus
31 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 26 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Cahaya

Hari Akhwat Berduka Nasional, Bukti Rohis Anak Manis

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
9 July 2017
in Cahaya
0

Oleh Ummu Yazid SPi MSi

([email protected])Β 

Hari Akhwat Berduka Nasional, didaulatkan pada tanggal 7 Juli 2017 lalu. Pasalnya, seorang qari muda yang juga imam Masjid al-Lathif Bandung dan Masjid Salman ITB, Muzammil Hasballah, melangsungkan pernikahan pada hari tersebut. Tak ayal, berita pernikahannya pun viral.

Muzammil, adalah alumni jurusan Teknik Arsitektur ITB angkatan 2011. Ia lulus pada 2015. Selama menempuh pendidikan di ITB, Muzammil juga tetap mempelajari al-Qur’an dan dekat dengan masjid. Tak heran, jika dirinya kemudian mendapat kepercayaan sebagai imam shalat. Bahkan, dirinya pernah mendapatkan pujian dari Imam Masjidil Haram, berkat suara emasnya kala melantunkan ayat-ayat al-Qur’an.

BACA JUGA

Taujih Tarhib Ramadhan

Pondasi Kemenangan

ADAB

Karakter Munafik, Waspadalah!

Metro TV, Mau Ke Mana?

Berkaca dari sosok Muzammil, mengingatkan kita pada salah satu sabda Rasulullah SAW. Dari AbΓ» Hurairah RA ia berkata, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: β€œAda tujuh golongan yang akan dinaungi Allah di bawah naungan-Nya, pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya, yaitu Pemimpin yang adil; Pemuda yang senantiasa beribadah kepada Allah semasa hidupnya; Orang yang hatinya senantiasa terpaut dengan masjid; Dua orang yang saling mencintai kerena Allah, keduanya berkumpul dan berpisah kerena Allah; Seorang lelaki yang diajak seorang perempuan cantik dan berkedudukan untuk berzina tetapi dia berkata, β€œAku takut kepada Allah!”; Orang yang memberi sedekah tetapi dia merahasiakannya seolah-olah tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan oleh tangan kanannya; dan Seorang yang mengingat Allah di waktu sunyi sehingga bercucuran air matanya.” (Mutafaq β€˜alaih).

Di tengah derasnya sekularisasi dan liberalisasi, profil Muzammil mungkin tergolong langka. Karena, generasi kekinian nyatanya banyak yang menjadi korban modernisasi. Di satu sisi, mereka ada yang sibuk menjadi generasi alay. Ada juga yang apatis-apolitis, hingga skeptis dan pragmatis menghadapi tantangan zaman.

Namun yang juga jadi ironi, giliran ada dari mereka yang rajin ke masjid, rajin shalat dan shaum sunnah, Qiyamulail, tilawah al-Qur’an, berjenggot dan bercelana cingkrang, lantang meneriakkan takbir, atau menenteng panji Rasulullah SAW ke sana ke mari; segera saja mereka ini mendapat gelar radikal. Dan kalau sedang marak momen bom-pengeboman, makin lengkap saja labelnya; yaitu disebut teroris.

Bahkan Ketua PBNU, KH Said Aqil Siradj, sebelum meralat dan meminta maaf, beberapa waktu lalu pernah menyatakan bahwa Masjid Salman ITB adalah masjid radikal. Ini sungguh pernyataan tanpa dasar. Akibatnya fatal. Pemuda Muslim bagai makan buah simalakama. Serba repot. Jadi begal, geng motor, atau anak alay dianggap sampah masyarakat. Rajin belajar Islam dianggap radikal. Jadi anggota Rohis (kerohanian Islam) dianggap bibit teroris.

Tapi kalau sampai ada fenomena Hari Akhwat Berduka Nasional, apakah masih berani mengatakan bahwa yang belajar Islam seperti Muzammil ini radikal? Beranikah mengatakan Muzammil yang aktivis masjid ini teroris? Coba kita pikirkan, masa iya para akhwat mengidolakan seorang ikhwan radikal? Atau, masa iya para akhwat bercita-cita punya suami radikal atau teroris?

Justru yang ada, diakui atau tidak, nyatanya kaum hawa mengagumi ikhwan-ikhwan rohis. Mengapa? Karena anak rohis itu pasti belajar Islam. Anak rohis yang sudah belajar Islam, pasti paham dengan keterikatan terhadap aturan Allah SWT. Dan kalau seorang Muslim itu sudah terikat dengan aturan Allah SWT, maka perilakunya akan terjaga dari kemaksiatan, in shaa Allah.

Perilaku yang menjaga diri dari kemaksiatan inilah yang oleh kalangan penganut ide sekular-liberal, kemudian disebut radikal. Karena konsep β€œperilaku terjaga” ini memang tidak mengompromikan antara yang haq dan yang batil. Belum percaya? Buktikan saja.

Anak rohis yang paham Islam, pasti tidak mau jalan atau foto bersama teman perempuan. Anak rohis betulan, pasti tidak mau pacaran. Anak rohis yang takut kepada Allah SWT, pasti tidak mau contekan saat ujian. Anak rohis yang cinta kepada Rasulullah SAW, pasti percaya diri meneladani dakwah beliau. Apa yang seperti ini yang kemudian disebut radikal? Yang parahnya, kemudian disesatkan dengan istilah β€œteroris”. Sungguh, logika yang terlalu naif untuk memberi citra buruk pada pengemban dakwah dan aktivis Islam.

Jadi mulai sekarang, mungkin setelah mencari referensi tentang sosok viral Muzammil, kita tak perlu alergi dengan anak rohis. Karena sesungguhnya anggota rohis itu anak-anak manis. Radikal atau teroris itu label negatif. Mau percaya label dan konten? Konten bisa dibuktikan sendiri dengan mengenal para anggota rohis yang bersangkutan. Buktikan langsung, para pembelajar dan pengemban ide Islam itu orang-orang istimewa atau jumawa? Mereka rendah hati atau tinggi hati? Yang pasti, kalau anak rohis bukan anak manis, tidak mungkin para akhwat sampai berduka secara nasional, bukan?

Terakhir kepada para akhwat, meski dalam Islam dibolehkan seorang Muslim beristri hingga empat, namun jangan kemudian pernikahan Muzammil membuat patah hati yang mengglobal. Ingatlah, bahwa tidak selayaknya ada yang namanya ikhwan idola. Tidak layak pula ada yang namanya akhwat idola. Karena di antara ikhwan dan akhwat itu, semua perilakunya terjaga, termasuk pandangannya. Bagi mereka, yang ada hanyalah jodoh terbaik, yang semua itu akan indah pada waktunya. Firman Allah SWT: β€œBoleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (TQS al-Baqarah [2]: 216). Wallaahu a’lam bish shawab. []

Tags: Hafidz Qur'anMuzammil HasballahRohis anak manis
Share20Tweet13Send
Previous Post

GNPF MUI Minta Pembacokan Hermansyah Diusut Tuntas

Next Post

Pasukan Irak Bebaskan Kota Mosul

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santri Gontor Kampus 2 Terpapar Covid-19 Pulih dengan Cepat. Apa Faktornya?

Qismul Amn dan Pembicaraan yang Tiada Henti

24 August 2026
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

20 August 2026
Alumni Gontor Raih β€˜Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

Alumni Gontor Raih β€˜Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

20 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

22 August 2026
Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

23 August 2026
Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

0
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

0
Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

0
Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

0
IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

0
Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

26 August 2026
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

24 August 2026
Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

24 August 2026
Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

24 August 2026
IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

24 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo
  • Yang di Wakafkan Pondok Ini Bukan Harta Bendanya Saja, Bukan Gedungnya Saja, Bukan Tanahnya Saja, Tetapi Nilai-Nilai Yang Ada di Pondok Ini, Ide Yang Ada di Pondok Ini, Sistem Yang Ada di Pondok Ini Adalah Wakaf Bagi Kita Semua.KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.#gontornews #majalahgontor #gontor #pondokmoderngontor #gontorponorogo
  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
πŸ“– Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
πŸ“– Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
πŸ“– September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan AndaπŸ›’ Segera pesan sebelum kehabisan!
πŸ”— https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result