10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
29 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 25 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Cahaya

Karakter Munafik, Waspadalah!

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
11 April 2019
in Cahaya
0
Karakter Munafik, Waspadalah!

Oleh Mashadi

Hakikatnya hati orang-orang munafik dan orang-orang kafir adalah satu dan mudah dikenali. Tujuan mereka adalah satu dan apa yang mereka sembunyikan juga satu, menghinakan kaum muslimin dan menolong musyrikin. Tetapi, di zaman Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam, mereka tidak berani menampakkan persatuan, karena kekuatan Islam.

Pertama, sekarang hati orang-orang munafik dan orang-orang kafir menjadi sepuluh. Mereka bahu membahu, saling tolong-menolong untuk menghancurkan Islam dan menghalangi kejayaannya seperti dilakukan oleh generasi sebelum mereka.

Misalnya, kaum munafik telah menghinakan Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam, pada perang Uhud dengan pengunduran diri mereka yang menarik sepertiga pasukan. Itulah gambaran awal kaum munafik saat menghinakan Rasulullah Shallahu alaihi Wa Sallam, dan gambaran seperti itu masih terus berlanjut.

BACA JUGA

Taujih Tarhib Ramadhan

Pondasi Kemenangan

ADAB

Metro TV, Mau Ke Mana?

Makna 212 Sesuai Niat

Firman Allah Ta’ala, “Dan supaya Allah mengetahui siapa orang-orang yang munafik. Kepada mereka dikatakan, β€˜Marilah berperang di jalan Allah atau pertahankanlah (dirimu)’. Mereka berkata, β€˜Sekiranya kami mengetahui akan terjadi peperangan, tentulah kami mengikuti kamu.’ Mereka pada hari itu lebih dekat kepada kekafiran dari pada keimanan. Mereka mengatakan dengan mulutnya apa yang tidak terkandung dalam hatinya. Dan Allah lebih mengetahui dalam hatinya. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan.” (QS. Al-Imran : 167)

As-Syaukani mengomentari tentang firman Allah, β€œMereka pada hari itu lebih dekat kepada kekafiran dari pada keimanan,” beliau mengatakan, bahwa mereka adalah orang-orang munafik modern yang menuduh kaum mukminin menuju kekafiran.

Fenomena awal kemunafikan dari generasi pertama (di zaman Salaf), dalam kehidupan ini akan terus berkembang, hingga ke generasi sekarang ini, dan yang muncul dalam bentuk kemunafikan yang lebih tinggi (canggih) dalam menghinakan kaum muslimin serta dengan berbagai pola yang lebih membahayakan bagi kehidupan umat.

Orang-orang munafik pada zaman sekarang ini, mereka berdiri satu barisan bersama dengan orang-orang kafir untuk memerangi dan menyerang kaum muslimin. Dalih mereka bisa jadi karena menjaga kepentingan, menghapus kekerasan (radikalisme), atau bergaya filosofis dan berbagai alasan lainnya. Intinya, orang-orang munafik dari zaman dahulu maupun zaman sekarang akan kian meningkat jumlahnya dalam memerangi kaum muslimin.

Kedua, orang-orang munafik menjadikan orang-orang kafir sebagai penolong mereka. Di manapun dapat dilihat sikap orang munafik itu, yaitu bergesernya loyalitas (wala’) yang seharusnya dilakukan orang-orang munafik kepada Islam, justru kini telah berafiliasi (ber-wala’) kepada saudara-saudara mereka yang kafir.

Firman Allah Ta’alaa, “Kabarkanlah kabar gembira kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapatkan siksaan yang pedih. (Yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-temanh penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.” (QS. An-Nisaa’ : 128-139)

Ibnu Jarir mengatakan, β€œOrang-orang yang menjadikan orang-orang kafir sebagai teman-teman penolong dengan maksud mencari kekuatan, sesungguhnya mereka adalah orang-orang dungu dan tidak sempurna. Dan, Qurtubi, menuturkan, “Ayat diatas (QS. An-Nisaa’ : 138-139) itu, mengandung larangan untuk mengangkat orang-orang kafir sebagai pemimpin dan mengambil mereka sebagai penolong dalam berbagai perbuatan yang berhubungan dengan agama.”

Ibnu Jarir lebih jelas lagi, mengomentari surah An-Nisaa’ ayat 138-139 itu, dan menegaskan, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang Yahudi dan Nasrani menjaid pemimpinmu.”

Ketiga, hal yang menonjol dari sifat orang manufik adalah kecenderungan mereka untuk berhukum dengan segala hukum manusia. Baik itu berbentuk β€˜urf (tradisi) leluhur, hukum adat, ataupun berbagai peraturan hukum konveri (buatan) manusia lainnya. Mereka meninggalkan hukum Al-Qur’an dan Sunnah seperti yang pernah terjadi di masa Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam. Mereka membenci hukum Allah dan Rasul-Nya dan lebih berpihak kepada perkataan manusia.

“Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. Apabila dikatakan kepada mereka: β€˜Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul,’ niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu.” (QS. An-Nisaa’ : 60-61).

Keempat, sifat lainnya yang dimiliki oleh orang-orang munafik, suka menghinakan dan melecehkan Allah, Rasulullah dan kaum mukminin. Hakikatnya wajah permusuhan orang-orang munafik kepada kaum mukminin begitu kasat dalam upaya pelecehan dan penghinaan mereka terhadap Islam.

“Dan bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: β€˜Kami telah beriman.’ Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka, mereka mengatakan, β€˜Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok.’ Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.” (QS. Al-Baqarah : 14-15).

Kaum munafik ada yang tinggal bersama dalam komunitas mukminin, duduk bersama dalam berbagai majelis. Orang munafik itu berkata, “Aku adalah golongan kalian dan sejalan dengan kalian.” Lalu, saat ia pergi kepada para pemimpinnya (dari kalangan syetan yang berwujud manusia dan orang-orang durjana), ia akan berkata kepada mereka, “Aku mengucapkan itu, karena dangkalnya akal orang-orang mukmin dan kedunguan mereka. Memang aku bersama mereka, tetapi aku menghina mereka, menertawakan pola pikir mereka.”

Kelima, sifat atau ciri-ciri orang-orang munafik itu, mereka merasa sangat gembira dengan musibah yang menimpa kaum mukminin dan bersedih dengan kemenangan orang-orang mukmin. (QS. Ali-Imran : 120). Sampai saat ini orang-orang munafik itu, meneriakkan suara paling lantang permusuhan terhadap kaum mukminin, mereka tidak senang dengan kemenangan dan kejayaan serta kemajuan dakwah yang dilakukan oleh orang-orang mukmin.

“Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi Jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.” (QS. Ali-Imran : 120)

Keenam, tentu sifat-sifat yang paling klasik orang-orang munafik itu, mereka menyeru kemunkaran dan mencegah kebaikan (ma’ruf). Friman Allah, “Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma’ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik.” (QS. At-Taubah : 67)

Semua orang munafik hanya akan menyeru perbuatan munkar (jahat) dengan segala coraknya dan logikanya. Mereka menyeru perbuatan syirik kepada Allah dan ibadah kepada selain-Nya, menyeru untuk meninggalkan shalat, baik terang-terangan atau terbuka dengan berbagai cara. Mereka tak henti-henti menyuruh manusia untuk memuja kehidupan dunia, dan melalaikan pada kehidupan akhirat.

Ketujuh, diantara sifat-sifat lainnya, yang dimiliki oleh orang munafik itu, memata-matai kaum muslimin demi kepentingan musuh-musuh Islam. (QS. Al-Imran : 118). Contoh dalam shiroh adalah kisah Hatib bin Abu Balta’ah, ketika Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam, telah bersumpah menaklukkan Makkah, karena penduduk Makkah mengingkari perjanjian (arbitrase) yang telah mereka sepakati bersama kaum muslimin. Tetapi, sumpah Rasulullah itu, dibocorkan oleh Hatib bin Abu Balta’ah kepada orang kafir Quraisy.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.” (QS. Ali-Imran : 118)

Itulah ciri-ciri atau sifat yang dimiliki oleh orang-orang munafik, dan akan selalu berlangsung di sepanjang sejarah kemanusiaan, dan kehidupan orang-orang mukmin. Kenalilah mereka itu.[eramoslem]

Share95Tweet53Send
Previous Post

Demonstran Tolak Presiden Sementara Aljazairο»Ώ

Next Post

Foto Pertama Blackhole Diabadikan

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

19 July 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

19 July 2026
Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

19 July 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

0
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

0
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

0
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

25 July 2026
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

25 July 2026
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

25 July 2026
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

25 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • PRODUK ALUMNI GONTOR, INI MOMEN YANG TIDAK AKAN TERULANG!September 2026 bukan sekadar edisi biasa.Ini adalah Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang dicetak dengan penambahan oplah terbesar dan diprediksi menjadi salah satu edisi yang paling banyak dicari karena merupakan bagian dari koleksi langka Spesial 100 Tahun Gontor.Ini bukan hanya beriklan.
Ini adalah membangun kepercayaan, memperkuat brand awareness, dan menjadi bagian dari sejarah 100 Tahun Gontor.βœ… Mengapa harus ikut?πŸ“ˆ Penambahan oplah cetak dalam jumlah besar.
🎯 Menjangkau keluarga besar Gontor, pesantren alumni, wali santri, simpatisan, dan masyarakat luas.
πŸ“– Edisi koleksi yang akan disimpan bertahun-tahun, sehingga iklan Anda memiliki nilai eksposur yang jauh lebih panjang dibanding promosi digital yang cepat berlalu.🀝 Momentum terbaik untuk memperkenalkan usaha Anda kepada pasar yang loyal dan memiliki ikatan emosional kuat dengan Gontor.⏳ SPACE IKLAN SANGAT TERBATASBatas pendaftaran hingga 15 Agustus 2026 atau lebih cepat jika seluruh space telah terisi.πŸ‘‰ Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/iklan-magonπŸ“ž Informasi
0813-1510-6479
0877-8707-2412"Dalam bisnis, yang paling mahal bukan biaya promosi, tetapi kesempatan yang terlewat."
  • ✨ Seabad Mendidik Bangsa. Kini saatnya menjadi bagian dari sejarah.πŸ“– Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor – September 2026 hadir mengangkat kisah sukses ribuan Pondok Alumni Gontor yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.⏳ Stok terbatas! Jangan menunggu sampai stok menipis.πŸ›’ Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontor #gontornews #pondokmoderngontor #pesantren #pondokalumni #pesansekarang
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.πŸ“š Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.πŸ“² Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.πŸ“– Edisi Juli βœ…
πŸ“– Edisi Agustus βœ…
πŸ“– Edisi September πŸ”œπŸ”₯ Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.πŸ“² Pesan sekarang:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.πŸ“š Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.πŸ“² Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!πŸ’° Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🀍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🀲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.πŸ’¬ Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!πŸ’° Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result