pesanan-majalah-edisi-khusus
31 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 9 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Cahaya

Karakter Munafik, Waspadalah!

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
11 April 2019
in Cahaya
0
Karakter Munafik, Waspadalah!

Oleh Mashadi

Hakikatnya hati orang-orang munafik dan orang-orang kafir adalah satu dan mudah dikenali. Tujuan mereka adalah satu dan apa yang mereka sembunyikan juga satu, menghinakan kaum muslimin dan menolong musyrikin. Tetapi, di zaman Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam, mereka tidak berani menampakkan persatuan, karena kekuatan Islam.

Pertama, sekarang hati orang-orang munafik dan orang-orang kafir menjadi sepuluh. Mereka bahu membahu, saling tolong-menolong untuk menghancurkan Islam dan menghalangi kejayaannya seperti dilakukan oleh generasi sebelum mereka.

Misalnya, kaum munafik telah menghinakan Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam, pada perang Uhud dengan pengunduran diri mereka yang menarik sepertiga pasukan. Itulah gambaran awal kaum munafik saat menghinakan Rasulullah Shallahu alaihi Wa Sallam, dan gambaran seperti itu masih terus berlanjut.

BACA JUGA

Taujih Tarhib Ramadhan

Pondasi Kemenangan

ADAB

Metro TV, Mau Ke Mana?

Makna 212 Sesuai Niat

Firman Allah Ta’ala, “Dan supaya Allah mengetahui siapa orang-orang yang munafik. Kepada mereka dikatakan, ‘Marilah berperang di jalan Allah atau pertahankanlah (dirimu)’. Mereka berkata, ‘Sekiranya kami mengetahui akan terjadi peperangan, tentulah kami mengikuti kamu.’ Mereka pada hari itu lebih dekat kepada kekafiran dari pada keimanan. Mereka mengatakan dengan mulutnya apa yang tidak terkandung dalam hatinya. Dan Allah lebih mengetahui dalam hatinya. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan.” (QS. Al-Imran : 167)

As-Syaukani mengomentari tentang firman Allah, “Mereka pada hari itu lebih dekat kepada kekafiran dari pada keimanan,” beliau mengatakan, bahwa mereka adalah orang-orang munafik modern yang menuduh kaum mukminin menuju kekafiran.

Fenomena awal kemunafikan dari generasi pertama (di zaman Salaf), dalam kehidupan ini akan terus berkembang, hingga ke generasi sekarang ini, dan yang muncul dalam bentuk kemunafikan yang lebih tinggi (canggih) dalam menghinakan kaum muslimin serta dengan berbagai pola yang lebih membahayakan bagi kehidupan umat.

Orang-orang munafik pada zaman sekarang ini, mereka berdiri satu barisan bersama dengan orang-orang kafir untuk memerangi dan menyerang kaum muslimin. Dalih mereka bisa jadi karena menjaga kepentingan, menghapus kekerasan (radikalisme), atau bergaya filosofis dan berbagai alasan lainnya. Intinya, orang-orang munafik dari zaman dahulu maupun zaman sekarang akan kian meningkat jumlahnya dalam memerangi kaum muslimin.

Kedua, orang-orang munafik menjadikan orang-orang kafir sebagai penolong mereka. Di manapun dapat dilihat sikap orang munafik itu, yaitu bergesernya loyalitas (wala’) yang seharusnya dilakukan orang-orang munafik kepada Islam, justru kini telah berafiliasi (ber-wala’) kepada saudara-saudara mereka yang kafir.

Firman Allah Ta’alaa, “Kabarkanlah kabar gembira kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapatkan siksaan yang pedih. (Yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-temanh penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.” (QS. An-Nisaa’ : 128-139)

Ibnu Jarir mengatakan, “Orang-orang yang menjadikan orang-orang kafir sebagai teman-teman penolong dengan maksud mencari kekuatan, sesungguhnya mereka adalah orang-orang dungu dan tidak sempurna. Dan, Qurtubi, menuturkan, “Ayat diatas (QS. An-Nisaa’ : 138-139) itu, mengandung larangan untuk mengangkat orang-orang kafir sebagai pemimpin dan mengambil mereka sebagai penolong dalam berbagai perbuatan yang berhubungan dengan agama.”

Ibnu Jarir lebih jelas lagi, mengomentari surah An-Nisaa’ ayat 138-139 itu, dan menegaskan, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang Yahudi dan Nasrani menjaid pemimpinmu.”

Ketiga, hal yang menonjol dari sifat orang manufik adalah kecenderungan mereka untuk berhukum dengan segala hukum manusia. Baik itu berbentuk ‘urf (tradisi) leluhur, hukum adat, ataupun berbagai peraturan hukum konveri (buatan) manusia lainnya. Mereka meninggalkan hukum Al-Qur’an dan Sunnah seperti yang pernah terjadi di masa Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam. Mereka membenci hukum Allah dan Rasul-Nya dan lebih berpihak kepada perkataan manusia.

“Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. Apabila dikatakan kepada mereka: ‘Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul,’ niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu.” (QS. An-Nisaa’ : 60-61).

Keempat, sifat lainnya yang dimiliki oleh orang-orang munafik, suka menghinakan dan melecehkan Allah, Rasulullah dan kaum mukminin. Hakikatnya wajah permusuhan orang-orang munafik kepada kaum mukminin begitu kasat dalam upaya pelecehan dan penghinaan mereka terhadap Islam.

“Dan bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: ‘Kami telah beriman.’ Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka, mereka mengatakan, ‘Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok.’ Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.” (QS. Al-Baqarah : 14-15).

Kaum munafik ada yang tinggal bersama dalam komunitas mukminin, duduk bersama dalam berbagai majelis. Orang munafik itu berkata, “Aku adalah golongan kalian dan sejalan dengan kalian.” Lalu, saat ia pergi kepada para pemimpinnya (dari kalangan syetan yang berwujud manusia dan orang-orang durjana), ia akan berkata kepada mereka, “Aku mengucapkan itu, karena dangkalnya akal orang-orang mukmin dan kedunguan mereka. Memang aku bersama mereka, tetapi aku menghina mereka, menertawakan pola pikir mereka.”

Kelima, sifat atau ciri-ciri orang-orang munafik itu, mereka merasa sangat gembira dengan musibah yang menimpa kaum mukminin dan bersedih dengan kemenangan orang-orang mukmin. (QS. Ali-Imran : 120). Sampai saat ini orang-orang munafik itu, meneriakkan suara paling lantang permusuhan terhadap kaum mukminin, mereka tidak senang dengan kemenangan dan kejayaan serta kemajuan dakwah yang dilakukan oleh orang-orang mukmin.

“Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi Jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.” (QS. Ali-Imran : 120)

Keenam, tentu sifat-sifat yang paling klasik orang-orang munafik itu, mereka menyeru kemunkaran dan mencegah kebaikan (ma’ruf). Friman Allah, “Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma’ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik.” (QS. At-Taubah : 67)

Semua orang munafik hanya akan menyeru perbuatan munkar (jahat) dengan segala coraknya dan logikanya. Mereka menyeru perbuatan syirik kepada Allah dan ibadah kepada selain-Nya, menyeru untuk meninggalkan shalat, baik terang-terangan atau terbuka dengan berbagai cara. Mereka tak henti-henti menyuruh manusia untuk memuja kehidupan dunia, dan melalaikan pada kehidupan akhirat.

Ketujuh, diantara sifat-sifat lainnya, yang dimiliki oleh orang munafik itu, memata-matai kaum muslimin demi kepentingan musuh-musuh Islam. (QS. Al-Imran : 118). Contoh dalam shiroh adalah kisah Hatib bin Abu Balta’ah, ketika Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam, telah bersumpah menaklukkan Makkah, karena penduduk Makkah mengingkari perjanjian (arbitrase) yang telah mereka sepakati bersama kaum muslimin. Tetapi, sumpah Rasulullah itu, dibocorkan oleh Hatib bin Abu Balta’ah kepada orang kafir Quraisy.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.” (QS. Ali-Imran : 118)

Itulah ciri-ciri atau sifat yang dimiliki oleh orang-orang munafik, dan akan selalu berlangsung di sepanjang sejarah kemanusiaan, dan kehidupan orang-orang mukmin. Kenalilah mereka itu.[eramoslem]

Share96Tweet54Send
Previous Post

Demonstran Tolak Presiden Sementara Aljazair

Next Post

Foto Pertama Blackhole Diabadikan

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

5 September 2026
Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

6 September 2026
Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

30 August 2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

0
PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

0
Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

0
JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

0
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

0
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

6 September 2026
JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

6 September 2026
Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

6 September 2026
PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

6 September 2026
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result