Batang, Gontornews – Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirana, mengapresiasi visi 2025 Pondok Modern Tazakka, Batang, Jawa Tengah. Pada 2025, PM Tazakka menargetkan kader pondoknya berhasil menyelesaikan jenjang magister dan doktor.
Bagi Kapolda, PM Tazakka perlu juga mempersiapkan kader-kadernya agar menjadi jenderal-jenderal di kepolisian dan TNI.
“Saya membaca Visi Pondok 2025 bahwa akan mengkader sekian doktor dan master, menurut saya tidak, saya ingin sampai di 2045 bukan hanya ratusan doktor dan master yang dicetak oleh Tazakka, akan tetapi jenderal-jenderal baik kepolisian ataupun TNI juga berasal dari Tazakka,” ungkapnya saat menghadiri acara bertajuk Refleksi akhir tahun, Menatap peluang dan tantangan Indonesia Masa Depan melalui sinergi pesantren dan Polri di PM Tazakka, Batang, Kamis (28/12).
Selain memuji visi 2025 PM Tazakka, Mantan Kakorlantas Polri tersebut juga mengapresiasi seluruh kegiatan pesantren yang dimotori oleh para santri. Menurutnya sistem pendidikan kader seperti di PM Tazakka bak pendidikan kader di lingkungan akademisi kepolisian.
“Saya mendengar dan melihat sendiri di sini semua dikerjakan oleh santri, dan berkawan sekamar dirotasi berdampingan dari berbagai suku, persis seperti di Akpol, dan inilah sistem pendidikan kader,” tambahnya.
Selain Kapolda Jateng, hadir dalam acara tersebut, Ulama kharismatik Jawa Tengah, Habib Lutfi bin Yahya, Bupati Batang, H Wihaji, Ketua MUI Batang, KH Maulana Zainul Iroki, Forkompimda, Kapolres dan Dandim beserta jajarannya, para ulama dan tokoh masyarakat. [Mohamad Deny Irawan]




















