Ponorogo, Gontornews — Jelang kedatangan Presiden RI Ir H Joko Widodo ke Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, sejumlah persiapan dilakukan termasuk kesiapan kesatuan militer demi kesuksesan acara puncak Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.
Berbagai persiapan dilakukan mulai dari apel pasukan dilanjutkan breafing dan gladi rangkaian acara yang akan berlangsung hari Senin (19/9).
“Gladi bersih ini dilakukan mengingat besok akan ada kunjungan Presiden RI Joko Widodo pada Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor,” ujar Letnan Kolonel Infanteri Slamet Sarjianto saat ditemui Gontornews.com usai gladi bersih.
Letkol Slamet menuturkan, kedatangan Presiden Joko Widodo ke Gontor bukan kunjungan biasa karena berkaitan dengan Peringatan 90 Tahun Gontor. Pihaknya tak hanya melibatkan Kodim 0802 Ponorogo tapi juga Kodam, Korem, Bataliyon, Polda, Polres, Koramil dan Polsek. Ditambah beberapa instansi terkait seperti Satpol PP, pemadam kebakaran dan PLN.
“Harapannya, semoga kegiatan keseluruhan di Ponorogo berjalan lancar dan sukses,” papar pria yang lahir di Kebumen, 24 September 1970, itu.
Untuk itu, sejak pukul 07.30 WIB, pria yang didaulat sebagai Komandan Subsatuan Tugas (Dansubsatgas) Gontor ini ikut melakukan gladi persiapan perjalanan Presiden dari UNIDA Gontor menuju ke Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 1. Pengawalan ini melibatkan ratusan personil yang disebar di beberapa titik untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan.
Setelah bertemu pimpinan pondok, ujar Letkol Slamet, Presiden akan berfoto bersama pimpinan pondok di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), dilanjutkan acara peresmian peletakan batu pertama menara masjid dan shalat dzuhur berjamaah di masjid.
“Semua persiapan baik personil maupun kegiatan semuanya kita lakukan hari ini,” ujar pria yang menggunakan tali baret merah di lengannya bertuliskan Dansubsatgas Gontor.
Letkol Slamet juga berharap kehadiran anggota militer dari berbagai kesatuan ke Pondok Gontor ini tidak hanya untuk pengamanan tapi juga menjadi inspirasi para santri yang ingin berkarir di dunia militer.
“Kehadiran anggota militer bisa menjadi inspirasi bagi para santri yang ingin berkarir di dunia militer. Kesempatan itu sama dan ada kebebasan untuk mereka,” paparnya.
[Ahmad Muhajir/Rus]




















