Jenewa, Gontornews–Bantuan pangan untuk wilayah yang dikuasai pemberontak di bagian timur Aleppo yang tertahan di perbatasan Suriah sejak pekan lalu akan rusak dan mendesak Presiden Bashar al-Assad untuk mengizinkan pengiriman bantuan.
“Empat puluh truk masih tertahan di perbatasan Turki-Suriah. Makanan itu akan kadaluwarsa pada Senin,” kata kepala satuan tugas kemanusiaan PBB untuk Suriah, Jan Egeland, di Jenewa seperti dikutip berita AFP.
“Para sopirnya tidur di perbatasan dan mereka sudah melakukannya selama sepekan, jadi tolong, Presiden Assad, jalankan peran Anda untuk memungkinkan kami masuk ke Aleppo dan juga ke wilayah-wilayah lain yang dikepung,” tambah Egeland dalam permohonan langsung kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad.
PBB ingin mengirimnya melalui Castello Road menuju Aleppo Timur yang dikepung milliter sejak awal Juli dan tempat 250.000 orang sangat membutuhkan bantuan untuk bertahan hidup.
Bantuan untuk Aleppo timur yang tertahan adalah kemunduran terkini upaya PBB dan Palang Merah untuk mengirimkan bantuan ke warga sipil Suriah.
Utusan PBB untuk Suriah Staffan de Mistura menuduh pemerintahan Assad karena melanggar janjinya dengan tidak memberikan izin untuk masuk ke sedikitnya lima area terkepung.[Fathur]






















