Ponorogo, Gontornews –Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tiba di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (25/5) pukul 18.15 WIB dengan didampingi oleh suaminya, Tonny Sumartono, dan Sekjen Kementerian Keuangan Hadiyanto.
Sebelum berdialog dan memberikan kuliah umum di depan para santri dan mahasantri Sri Mulyani terlebih dahulu melakukan shalat tarawih di masjid jami’ PMDG hingga pukul 20.15 WIB.
Dalam sambutannya di depan para hadirin Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berpesan agar para santri berhati-hati di zaman yang serba teknologi ini, karena banyak sekali godaan yang didapatkan karena kemajuan teknologi.
“Sosmed sudah jadi wahana kita berkomunikasi. Milenial banyak sekali mendapatkan godaan, pilihan. Saya ingin para santri muda mulai giat menggunakan seluruh informasi secara bijak dan hati-hati,” katanya saat memberikan kuliah umum di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (25/5) malam.
Adapun fasilitas teknologi yang dapat memberikan manfaat, kata dia, adalah apabila kecanggihan teknologi digunakan untuk sarana belajar. “Salah satu yang berguna mungkin Anda bisa belajar mengenai apa itu surat berharga Sukuk negara atau utang. Utang yang bukan sekedar utang tapi utang yang bermanfaat. Untuk bikin proyek, bikin jalan raya dan kita sekarang sudah bikin instrumen yang syariah. Proyek-proyeknya dibiayai oleh Surat Berharga Syariah Negara yang disebut Sukuk itu,”ungkapnya.
Sukuk yang telah diterbitkan Indonesia sejak 10 tahun yang lalu kata Sri Mulyani kini telah berhasil menjadi instrumen pembiayaan yang cukup diandalkan. Terbukti dengan lahirnya sejumlah produk sukuk untuk membiayai sejumlah proyek di Indonesia.
“Kita sudah mulai sejak 10 tahun yang lalu dimulai dari Rp 4 triliun dan sekarang sudah sampai Rp 880 triliun,”jelasnya.
Sri Mulyani berharap kelak ada santri Gontor yang menjadi pakar di bidang keuangan. “Saya ingin santri-santri dari Gontor ada yang jadi ahli keuangan, yang nanti bisa mendesain bagaimana mengelola keuangan negara, dan mengelola keuangan untuk bisa membiayai dari investasi manusia hingga investasi proyek,” harapnya.
Sebelum mengakhiri sambutannya, ia tak lupa memberi motivasi kepada santri dan mahasantri untuk melanjutkan studinya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Ayo sekolah, kami kasih beasiswa di sekolah-sekolah terbaik di dunia. Jadi ahli keuangan terbaik di bidang keuangan Islam dan saya betul-betul mengharapkan generasi muda di sini ada yang menjadi penerus yang mampu memperbaiki Indonesia,” imbuhnya.
Di akhir sambutannya Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga mengungkapkan kebanggaannya bisa bersilaturahmi di Gontor.
“Terima kasih berbangga bisa bersilaturahmi di sini. Semoga Pondok Modern Darussalam Gontor selalu akan menjadi pusaka Indonesia yang menghasilkan generasi-generasi yang dibanggakan oleh bangsa Indonesia. Amin,” pungkasnya mendoakan. [Muhammad Khaerul Muttaqien]






















