Jerusalem, Gontornews — Israel memberikan sinyal lampu hijau untuk pembangunan 98 rumah di wilayah pendudukan Tepi Barat dan sebuah kawasan industri di dekat ibukota Palestina Ramallah, demikian kata badan pemantau Peace Now pada Sabtu (1/10).
“Saat para pemimpin dunia berkumpul untuk mengenang (mantan Presiden Israel) Shimon Peres dan jalannya untuk mewujudkan perdamaian, Pemerintah Israel menciptakan satu hambatan lain untuk solusi dua negara dengan membangun permukiman baru di pusat Tepi Barat,” kata Peace Now dalam sebuah pernyataan dilansir AFP.
Peres (93) yang meninggal pada Rabu lalu membuat banyak pemimpin dunia hadir termasuk Presiden Amerika Serikat Barack Obama, yang mencoba untuk menengahi pembicaraan damai Israel-Palestina.
Jurubicara Peace Now, Hagit Ofran, mengatakan kepada AFP bahwa militer Israel menyetujui dua proyek permukiman pada Rabu setelah mendapatkan lampu hijau dari Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman.
“Keputusan pemerintah untuk memberikan penghargaan bagi pemukim yang merampas tanah pribadi warga Palestina akan membuat para warga Israel yang taat hukum menanggung konsekuensi politik,” menurut pernyataan itu.
Permukiman Israel di Jerusalem Timur dan Tepi Barat dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional.
Permukiman juga dianggap sebagai hambatan utama upaya perdamaian karena dibangun di atas lahan yang dipandang warga Palestina sebagai bagian dari negara masa depan mereka. [Fathurroji/Rus]


















