Baku, Gontornews – Salah satu cucu pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Husnan Bey Fanani, meraih gelar guru besar dari Azerbaijan University of Languages, Baku, Rabu (4/7). Dengan dikukuhkan gelar guru besar ini, Husnan menjadi guru besar kedua di lingkungan keluarga besar PMDG setelah sebelumnya Prof Dr Amal Fathullah Zarkasyi.
“Berkat doa restu semuanya di Tanah Air. Hari Rabu, 4 Juli 2018, kami dianugerahi gelar Guru Besar/Profesor dari Azerbaijan University Of Languages. Semoga bermanfaat untuk umat, keluarga dan bangsa,” kata Duta Besar Indonesia untuk Azerbaijan itu kepada Gontornews.
Sebelum merengkuh gelar tertinggi akademik tersebut, Husnan aktif di dunia politik setelah memutuskan untuk menjadi kader Partai Persatuan Pembangunan. Husnan juga sempat duduk sebagai anggota DPR-RI dari PPP pada periode 2012-2014.
Meski demikian, Husnan tidak pernah melupakan ‘khittah’nya sebagai ustadz atau pendakwah. Baginya, di manapun tempatnya berada, upaya dakwah akan terus dilakukannya.
“Ini lihat KTP saya, apa caba profesi saya?” kata Bang Husnan, sapaan akrab pria kelahiran Jakarta, 13 November 1967, itu.
Kini, pendiri Fananie Center itu mengabdi sebagai Duta Besar Indonesia untuk Azerbaijan periode 2014-2019. Dengan diberikannya predikat guru besar bagi Bang Husnan, keluarga PMDG serta khususnya Universitas Darussalam Gontor akan semakin berbahagia. [Mohamad Deny Irawan]





















