Ponorogo, Gontornews – Pengurus Pusat Forum Bisnis (FORBIS) IKPM Gontor secara resmi menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan “FORBIS National Economic Summit & Expo 2026”. LPJ ini sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga transparansi dan profesionalisme kepada induk organisasi serta panitia besar peringatan satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor.
“Kami melaporkan secara utuh pergerakan ekonomi berjamaah yang terjadi selama expo. Alhamdulillah, total nilai transaksi formal dan penjualan langsung dari 76 stan pelaku usaha alumni berhasil menyentuh angka yang sangat fantastis, yakni Rp10,5 miliar,” ujar Sekjen FORBIS IKPM Gontor, David Rusdianto, saat memaparkan rangkuman laporan kepada Ketua Umum PP IKPM Gontor, Al-Ustadz H Noor Syahid, seperti dirilis laman forbis.id, Senin (13/7/2026).
Pada kesempatan itu David Rusdianto didampingi oleh para Wasekjen —Husen Sanusi , Fauzi Iriyanto, dan Irwan Budi Effendi— serta perwakilan Pengurus Pusat Budi Tristanto. Sedangkan Ketua Umum PP IKPM Gontor, Al-Ustadz H Noor Syahid, didampingi oleh Al-Ustadz Saiful Anwar (Ketua 1), Al-Ustadz Rif’at Husnul Ma’afi (Ketua 2), serta Al-Ustadz Sabar selaku jajaran pengurus.
Dalam pertemuan formal yang berlangsung cair tersebut, delegasi FORBIS memaparkan secara detail dampak ekonomi riil yang tercipta dari event tiga hari tersebut.
Selain angka transaksi, FORBIS juga melaporkan keberhasilan memfasilitasi 11 Memorandum of Understanding (MoU) strategis yang melibatkan jejaring bisnis alumni, perguruan tinggi, dan berbagai unit usaha pesantren.
Ketua Umum PP IKPM Gontor, Al-Ustadz H. Noor Syahid, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi panitia dan pengurus FORBIS. Beliau menegaskan bahwa capaian ini membuktikan jaringan alumni tidak hanya kuat secara kuantitas, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi ekosistem kemandirian pesantren.
Sowan ke Rektor UNIDA Gontor
Usai menyelesaikan agenda di PP IKPM, rombongan pengurus FORBIS melanjutkan perjalanan ke kampus Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Kedatangan mereka bertujuan untuk bersilaturahim sekaligus menyerahkan laporan serupa kepada Ketua Umum Panitia Peringatan 100 Tahun Gontor, Prof Dr KH Hamid Fahmy Zarkasyi MA.Ed MPhil, yang juga menjabat Rektor UNIDA Gontor.
Pertemuan ini menjadi momen refleksi yang mendalam. Pengurus FORBIS menyampaikan konsep “from values to value” yang berhasil diimplementasikan di lapangan melalui tingginya antusiasme para pengusaha muda generasi Gen-Z. Para kader muda ini membuktikan bahwa bisnis bukan sekadar instrumen menumpuk materi, melainkan sarana perjuangan umat.

Prof Hamid kembali memberikan wejangan berharga bagi para pengusaha alumni. Ia mengingatkan agar para pebisnis Gontor terus merawat keseimbangan antara profesionalisme dunia usaha dengan nilai pengabdian pondok. Sukses secara finansial harus berjalan beriringan dengan komitmen untuk tetap mendukung dunia pendidikan dan dakwah Islam di daerah masing-masing.
Dengan diserahkannya laporan pertanggungjawaban ini kepada PP IKPM Gontor dan Panitia 100 Tahun Pondok, FORBIS IKPM Gontor menegaskan posisinya bukan sekadar wadah berkumpulnya para pebisnis. Lebih dari itu, organisasi ini melangkah mantap menjadi motor penggerak ekonomi berbasis jamaah yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi kemandirian ekonomi umat. []






















