Kuala Lumpur, Gontornews β Informasi seputar penangkapan aktor utama skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB), Low Taek Jho atau Jho Low, di Tiongkok masih simpang siur. Setelah sebelumnya, Perdana Menteri Mahathir Mohamad, mengungkapkan harapan terkait penangkapan Jho Low, kini, pihak kepolisian Malaysia, Tan Sri Mohammad Fuzi Harun mengaku belum mendapatkan konfirmasi dari Kedutaaan Tiongkok di Malaysia.
βKami telah menyampaikan dugaan (penangkapan Jho Low) ini kepada pihak kepolisian dan kedutaan Tiongkok. Tapi tidak ada yang dapat memberikan kebenaran terkait informasi penahanan terduga,β kata Fuzi sebagaimana dilansir Berita Harian.
Sebelumnya, pada hari Senin (16/7), sebuah laporan dari Sarawak melaporkan berita yang dilansir sebuah radio di Hongkong tentang penangkapan Jho Low di Tiongkok meski MACC melansir pihaknya telah menahan Jho Low untuk bepergian ke luar negeri sejak 15 Juni 2018.
Jho Low dikenakan pasal 500 Kanun Keseksean (KUHP di Malaysia) dan pasal 233 Suruhanjaya Komunikasi dan Multimedia Malaysia (SKMM).
Sebelumnya, PM Mahathir menyambut baik kabar yang beredar bahwa pengusaha Low Taek Jho, atau yang dikenal dengan nama Jho Low, berhasil ditangkap di Tiongkok, Kamis (19/7). Jho Low dianggap sebagai aktor utama di balik skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menggegerkan negara tetangga Indonesia tersebut.
βSaya berharap dia telah ditangkap,β ungkap Mahathir sebagaimana dilansirΒ The Star Online.
Sementara itu, Mahathir tidak mengkhawatirkan tidak adanya perjanjian ekstradisi antara Malaysia dan Cina yang kemudian memudahkan proses βpemulanganβ Jho Low ke Malaysia. Baginya, Tiongkok selalu bisa menjamin proses pemulangan buronan Malaysia seperti Jho Low.
βTidak, tetapi mereka (Tiongkok) selalu dapat mengembalikannya kepada kami,β tambah Mahathir.
Bukan hanya PM Mahathir, Menteri Keuangan Malaysia, Lim Guang Eng juga geram dengan Jho Low. Akibat skandal 1MDB, pemerintah Malaysia disebut telah membatalkan pengurangan pajak perusahaan yang sedianya akan dimulai pada tahun 2019 mendatang menyusul membengkaknya hutang nasional Malaysia. Lim juga memastikan bahwa Malaysia akan terus mengejar dan tidak akan melepaskan Jho Low.
βSaya bisa menjamin bahwa kami tidak akan membiarkannya pergi. Kemanapun dia pergi, kami akan mengkutinya,β tutup Lim. [Mohamad Deny Irawan]






















