Baghdad, Gontornews — Ratusan warga Irak melakukan aksi duduk di luar gedung dewan provinsi Basra di tengah protes yang sedang berlangsung di Irak selatan terhadap layanan publik yang buruk, pengangguran tinggi, dan korupsi yang dilakukan pemerintah.
Aksi duduk dilakukan setelah pemerintah gagal memenuhi tuntutan demonstran dengan tenggat waktu Selasa (31/7). Satu hari sebelumnya ratusan pengunjuk rasa menghentikan pasukan keamanan Irak membubarkan aksi serupa di lapangan minyak West Qurna Barat, Basra.
“Protes telah menjamur di seluruh provinsi Basra ketika orang-orang menyadari bahwa pemerintah tidak peduli dengan keluhan mereka,” kata Rafed al-Kinani, salah seorang pengunjuk rasa di luar gedung dewan provinsi, mengatakan kepada Anadolu Agency melalui telepon.
Protes yang sedang berlangsung di Irak selatan yang meletus awal bulan ini dan sejak itu menyebar ke ibukota dilaporkan telah menyebabkan beberapa orang tewas dan ratusan lainnya terluka. [Muhammad Khaerul Muttaqien]




















