Ponorogo, Gontornews — KH Zarkasyi sangat dikenal sebagai salah satu tokoh pejuang sistem pendidikan Islam. Tiap kali disodori pertanyaan mengenai sistem pendidikan yang tepat bagi putra-putri Islam Indonesia, ia secara lugas menjawab, “Sistem pendidikan pondok.”
Menurutnya, hanya sistem pendidikan pondok sajalah yang mampu menanamkan beragam nilai-nilai kehidupan. Seperti, kemandirian, kedisiplinan, persaudaraan, keikhlasan dalam menuntut ilmu, serta ketaatan pada pemimpin.
Demi ketertarikannya pada dunia pendidikan, ia bahkan berani ‘mewakafkan’ jiwa raganya sebagai pendidik. Karena itu, meski kiprahnya di bidang pendidikan telah diakui dunia internasional sekalipun, namun ia tetap tak mau tergiur dan masuk ke dunia politik.
Tentang dunia yang satu itu, Kyai Zarkasyi kerap mengatakan, “Politik saya adalah pendidikan.”
Baginya, pendidikan harus berkesinambungan dengan pengajaran. Ia memaknai keduanya secara berbeda. Pendidikan yang dimaksud adalah pendidikan mental kejiwaan dan akhlak mulia.
Sedangkan pengajaran adalah pengembangan intelektualitas yang dicapai melalui pengajaran ilmu pengetahuan. Ia pun dengan tegas mendahulukan pendidikan daripada pengajaran.
Pada tanggal 30 April 1985, pukul 21.00 WIB, sang kyai akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Madiun dengan meninggalkan seorang Isteri dan 11 orang putera puteri.<Edithya Miranti>























Apresiasi setinggi tingginya kepada Gontornews.com yang selalu mensi’arkan kekuatan ummat islam khususnya perjuangan kiyai kiyai pendiri Gontor yang sangat luar biasa, ponpes Gontor merupakan pondok pesantren yang memiliki prinsip yg kuat untuk perjuanhan ummat, ponpes Gontor adalah tempatnya Calon Pemimpin Negri ini terlahir…
Pondoknya kuat, alumni nya Solid…
Bravo Gontornews.com Jaya terus pondoku Gontor.
By.
Achmad Taufan Soedirjo, SH MH
Pimpinan ATS Law Firm
Wasekjen PP Bakumham DPP Golkar
Ketua Umum Pelopor Massa Ormas MKGR
Angkatan 200 Laviola