pesanan-baju-kaos
32 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 13 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Inpirasi Jejak

Abdullah Faqih bin Umar, Ulama Pejuang dari Ujung Timur Pulau Jawa

Fathur Roji by Fathur Roji
19 October 2018
in Jejak
0

Melalui gerakan melawan penjajah, KH Abdullah Faqih bin Umar atau yang dikenal dengan Kiai Faqih Cemoro, ini termasuk kiai karismatis dan ulama besar. Kiai Faqih yang lahir pada tahun 1870 Masehi  dan meninggal pada tahun 1953, dikenal bukan hanya penyebar Islam, tapi juga pejuang kemerdekaan yang gigih melawan penjajah Belanda.

Melalui bendera Hizbullah, ia pernah memimpin sejumlah peperangan di ujung timur Pulau jawa, tepatnya di wilayah Banyuwangi. Ia pernah ikut perang Parangharjo, perang Hizbullah Lemahbang, dan beberapa perang lain.

“Dulu santrinya Mbah Kiai Faqih  ini ribuan,” ungkap Gus Umar Abdullah (58), salah satu cucu KH Abdullah Faqih bin Umar.

Kiai Faqih ini santri urutan ke-22 dari Syaikhona Kholil Bangkalan. Saat belajar, satu angkatan dengan KH Hasyim Asyari dan KH Wahab Hasbullah, dua kiai besar asal  Jombang yang dikenal sebagai pendiri NU.

BACA JUGA

KH Ahmad Sahal, Sosok Pendidik yang Sederhana

KH Ali Maksum: Mencerdaskan Bangsa Melalui Pesantren Krapyak

KH Bisri Syansuri, Perintis Pesantren Putri di Indonesia

Ahli Tafsir Alumni Gontor, Prof Roem Rowi Wafat, Ini Kiprah Semasa Hidupnya!

Machmud Singgirei Rumagesan Pahlawan Muslim dari Tanah Papua

Kiai Faqih juga satu angkatan dengan KH Munawwir, pendiri Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta,  KH Ma’shum pendiri Pondok Pesantren Lasem Rembang,  dan KH Syamsul Arifin pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah  Asembagus Situbondo.

Usai belajar dari maha guru Syaikhona Kholil Bangkalan, Kiai  Faqih diberi mandat menyebarkan Islam di daerah Banyuwangi. Dan pada tahun 1917 dia masuk Dusun Cemoro, Desa Balak. “Ketemu dengan bapak Haji Hambali, juragan tanah, Kiai Faqih diberi tanah dan dibuatkan pondok pesantren,” katanya.

Dalam perkembangannya, pesantren yang didirikan kiai Faqih  itu pesat. Santri yang ada saat itu mencapai ribuan. Para santri itu tidak hanya dari daerah Banyuwangi, tapi juga banyak dari Jember, Bondowoso, hingga Banten. “Mbah Kiai ini keturunan Raden Umar Banten, jadi namanya tersohor  hingga Banten,” ungkap Gus Umar.

Dalam perkawinannya dengan al marhumah Suryati, Kiai Faqih memiliki lima putra, yakni KH. Ahmad Muhtarom, KH. Sholeh Abdullah, Siti Maryam, Mohammad Idris, dan Salamah. “Saya cucu dari anak kedua Mbah Kiai,” terangnya. Gus Umar mengaku semasa kecil sering mendapat cerita tentang Kiai Faqih dari ayahnya, KH. Sholeh Abdullah.

Kawasan Cemoro pada tahun 1917 hingga 1970 merupakan pondok pesantren besar dan  terkemuka di bumi Blambangan. Diantara santri Pesantren Cemoro adalah KH. Harun, Kelurahan Tukang Kayu, Banyuwangi; KH. Abdul Manan, Mberasan, Desa Wringin Putih, Kecamatan Muncar; dan KH. Ahmad Kyusairi.

Kiai Faqih masa kecilnya bernama Mudasir merupakan sosok anak muda yang giat belajar. Sejak belia ia rajin menuntut ilmu serta tirakat. Melalui bimbingan ayahnya yang terkenal memiliki ilmu agama dan kanuragan yang pilih tanding, Mudasir kecil rajin berpuasa sunnah.

Pada tahun 1887, kala itu Mudasir masih berusia sembilan tahun. Dia sudah memutuskan untuk berkelana mencari ilmu.  Mudasir muda telah berkelana ke berbagai tempat. Diantaranya ke Kiai Purwosono di Lumajang. Kurang lebih dua tahun, ia menuntut ilmu sekaligus mengabdi disana.

Selain ke Lumajang, Mudasir muda juga pergi ke Lirboyo. Ditempat itu, ia berkeinginan untuk menuntut ilmu disebuah pesantren yang diasuh oleh ayahanda KH Abdul Karim, pendiri Pesantren Lirboyo.

Setelah itu, Kiai Faqih muda melanjutkan pengembaraannya ke Pasuruan. Ia berguru kepada Kiai Siddiq ulama besar asal Lasem yang bermukim di Pasuruan lalu menetap di Jember. Dari Kiai Siddiq ini, banyak terlahir ulama besar. Baik secara biologis maupun ideologis. Diantara putranya, ialah KH. Achmad Siddik, Rois Syuriah PBNU periode 1984 – 1989.

Usai nyantri di Pasuruan, Kiai Faqih menyebrang ke Madura. Ia menuntut ilmu ke soko guru para ulama Nusantara, Syaikhona Kholil Bangkalan. Tak kurang dari sembilan tahun, ia menyerap ilmu dari waliyullah tersebut.

Puas menuntut ilmu syariah, Kiai Faqih berkelana lagi menuntut ilmu hikmah. Tercatat ia singgah selama dua tahun di pesantren Kiai Sholeh Kaliwungu, Semarang. Lalu, setahun ke Kiai Syamsuri di Cirebon. Setahun kemudian ia berguru ke tanah kelahiran kakeknya, Banten. Tak tercatat kepada siapa ia berguru di bumi para jawara itu.

Pada 1904, Kiai Faqih menyempurnakan ilmu dan juga rukun Islam ke tanah suci Mekkah. Di tempat kelahiran Islam ini, Kiai Faqih belajar lagi kepada Kiai Mahfud Termas dan ulama lain sejamannya. Enam tahun lebih, ia tuntaskan dahaga ilmunya di tanah haram tersebut.

Berbekal ilmu, spiritualitas, mentalitas, pengalaman dan jaringan ulama nusantara yang telah dirangkai, mendorong Kiai Faqih untuk merintis pesantren di kampungnya. Ia memulainya sejak tahun 1911, namun baru mendapatkan legalitas dari Pemerintah Hindia Belanda pada 17 Agustus 1917. Pemberlakuan Ordonasi Guru menjadi rintangan administratif yang kerap mengkungkung pertumbuhan pesantren saat itu.

Awalnya hanya dua tiga orang santri yang mengaji ke Kiai Faqih. Namun karena kealimannya, lambat laun Pesantren Cemoro mulai menarik minat masyarakat luas untuk belajar disana. Ratusan santri dari berbagai daerah, tidak hanya dari dalam Banyuwangi, juga turut berdatangan.

Kiai Faqih wafat pada malam Jumat Kliwon tahun 1953 di usia  83 tahun. Kiai karismatik itu dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga di dekat istrinya, almarhumah Suryati, yang meninggal lebih dulu di usia 60 tahun.[fathurroji]

 

Tags: abdullah faqih bin umar banyuwangi
Share494Tweet309Send
Previous Post

Masjid Al-Kurdi Tertua di Kota Brebes

Next Post

NAMAKU KHABIB ABDUL MANAPOVICH

Fathur Roji

Fathur Roji

Jurnalis, Web Content, Penulis Buku Biografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

8 October 2026
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

6 October 2026
Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

12 October 2026
Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

8 October 2026
Pondok Harus Berdiri Atas Dasar Keterpanggilan Hati

Pondok Harus Berdiri Atas Dasar Keterpanggilan Hati

12 October 2026
Feri Amsari Hadiri Bedah Buku ‘Politik Kaum Tertindas’

Feri Amsari Hadiri Bedah Buku ‘Politik Kaum Tertindas’

0
IQT UNIDA Gontor Dalami Epistemologi Al-Qur’an di Universitas PTIQ Jakarta

IQT UNIDA Gontor Dalami Epistemologi Al-Qur’an di Universitas PTIQ Jakarta

0
ILKOM UNIDA Gontor Undang Praktisi Pemasaran Bahas AI Visibility

ILKOM UNIDA Gontor Undang Praktisi Pemasaran Bahas AI Visibility

0
IQT UNIDA Gontor Pelajari Tafsir Kontemporer di Pusat Studi Al-Qur’an

IQT UNIDA Gontor Pelajari Tafsir Kontemporer di Pusat Studi Al-Qur’an

0
AFI UNIDA Gontor Perdalam Tasawuf di Raudlatul Muhibbin Surakarta

AFI UNIDA Gontor Perdalam Tasawuf di Raudlatul Muhibbin Surakarta

0
IQT UNIDA Gontor Pelajari Tafsir Kontemporer di Pusat Studi Al-Qur’an

IQT UNIDA Gontor Pelajari Tafsir Kontemporer di Pusat Studi Al-Qur’an

13 October 2026
IQT UNIDA Gontor Dalami Epistemologi Al-Qur’an di Universitas PTIQ Jakarta

IQT UNIDA Gontor Dalami Epistemologi Al-Qur’an di Universitas PTIQ Jakarta

13 October 2026
AFI UNIDA Gontor Perdalam Tasawuf di Raudlatul Muhibbin Surakarta

AFI UNIDA Gontor Perdalam Tasawuf di Raudlatul Muhibbin Surakarta

13 October 2026
Kuatkan Jejaring Akademik Tingkat Internasional, UNIDA Gontor Terima Kunjungan Universitas Malaya

Kuatkan Jejaring Akademik Tingkat Internasional, UNIDA Gontor Terima Kunjungan Universitas Malaya

13 October 2026
Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

13 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result