Yilan-Taiwan, Gontornews — Masinis kereta api yang anjlok di Taiwan mendapatkan jaminan dari otoritas perkeretapian setempat, Selasa (23/10). Sebelumnya, sebuah kereta anjlok di Taiwan yang menyebabkan 18 orang tewas dan 187 lainnya mengalami luka-luka.
Pemerintah menyebut bahwa kecelakaan ini merupakan kecelakaan terparah sepanjang sejarah perkeretaapian Taiwan sejak 30 orang tewas dalam tabrakan kereta api pada 1981 yang lau.
Sang masinis kereta, You Zhen-zhong mendapatkan jaminan dari Administrasi Kereta Api Taiwan sebesar 500.000 Dollar Baru Taiwan atau sekitar 245 juta Rupiah selama proses penahanan berlangsung.
Media lokal Taiwan mengabarkan bahwa kecelakaan kereta tersebut disebabkan karena kecepatan saat kereta bergerak menikung tidak sesuai ketentuan yang berlaku. Kepala tim investigasi, Wu Ze-Cheng menyebut bahwa sebelum kecelakaan terjadi, kereta api tersebut menikung dengan kecepatan 140 km per jam atau di atas ambang batas kecepatan saat menikung yaiut 74 km per jam sehingga menyebabkan kereta keluar dari rel.
Tim Investigasi telah melaporkan perekam data sekaligus pelacak kecepatan kereta kepada pihak kejaksaan untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah kecelakaan ini, kepala administrasi kereta api Taiwan, Lu Jie-Shen mengundurkan diri dari jabatannya meski belum mendapatkan persetujuan menteri transportasi Taiwan. [Mohamad Deny Irawan]





















