Kuala Lumpur, Gontornews — Dalam wawancaranya dengan Al-Jazeera, mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak membantah mengetahui masuknya dana sebesar 2,6 miliar dolar AS ke rekening pribadinya. Menurutnya, Pemerintah mengatur aturan tentang kerahasiaan identitas perbankan sehingga tidak memungkinkan bagi Najib untuk mengecek siapa yang mengirim uang ke rekening pribadinya.
“Pertanyaannya adalah ketika saya menerima dana, apakah saya tahu berasal dari mana uang itu,” kata Najib dalam wawancaranya dengan Al-Jazeera, Jumat (26/10) sebagaimana dilansir New Strait Times.
“Tentu saja dalam kapasitas saya, saya tidak memiliki akses ke informasi perbankan,” tambah Najib.
Lebih lanjut, Najib menjelaskan bahwa kerahasiaan data perbankan dilindungi oleh undang-undang perbankan. Najib pun berujar jika sebelumnya menduga bahwa dana tersebut berasal dari Raja Abdullah.
Sejujurnya, saya pikir itu adalah sumbangan asli yang pada waktu itu mendapatkan informasi dari Raja Abdullah (Arab Saudi),” turur Najib.
Sementara itu, Najib juga menjelaskan bahwa sejumlah perhiasan mewah yang disita dari istrinya, Rosmah Mansour, adalah pemberian dari Sheikh Mansour dari Uni Emirat Arab dan tidak dibeli dari uang hasil skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB).
“Kami tahu bahwa Jho Low (Low Taek Jho) adalah rekan dekat Sheikh Mansour,” katanya sambil bersikeras bahwa perhiasan mewah senilai 27,3 juta dolar Amerika Serikat itu adalah pemberian Sheikh Mansour.
“Yang kami ketahui, itu adalah hadiah dari Sheikh Mansour dan tidak mengetahui dari mana asal dan siapa yang membayar. Kami tidak tahu itu! Kami pun tidak mengetahui berapa nilainya sekarang!” tegas Najib.
Najib mengaku telah berkata apa adanya dan tidak berbohong. “Sejujurnya, itu adalah kebenaran yang sebenar-benarnya.”
“Maksud saya, tidak ada yang dapat saya lakukan kepada mereka yang tidak mempercayai perkataan saya. Namun, itu adalah kebenaran yang bisa saya sampaikan dalam kapasitas saya sebagai Perdana Menteri di mana saya telah membawa negara ini berkembang pesat selama jabatan saya,” pungkas Najib percaya diri. [Mohamad Deny Irawan]























