Palu, Gontornews — Tim aksi tanggap bencana Nurul Hayat (SIGAB NH) serahkan 126 paket bantuan seragam sekolah bagi siswa-siswi sekolah SD Inpres Sibalaya Selatan, Tanambulava, Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (26/10). Untuk bantuan sekolah darurat kali ini, Tim SIGAB NH bekerjasama dengan PT Wijaya Karya (Wika) di Lapangan Kecamatan Tanambulava, Sigi.
Kepada Gontornews, tim SIGAB NH menjelaskan bahwa bantuan berupa paket seragam sekolah melengkapi bantuan sebelumnya seperti tenda sekolah, alat tulis, meja belajar, terpal, kipas angin, susu dan makanan ringan. Tim SIGAB NH berharap, anak-anak dapat kembali sekolah dengan riang seraya melupakan musibah yang mereka alami.
“Kita melihat anak-anaknya ceria, pintar-pintar dan bahagia bisa sekolah lagi pascabencana,” ungkap juru bicara tim SIGAB NH, Anton Wahyono di hadapan puluhan siswa dan orangtua siswa yang berkumpul di lapangan kantor kecamatan Tanamabulava.
Sementara itu, perwakilan SD Inpres Tanambulava Sigi, Yuyun, juga mengapresiasi bantuan yang diberikan relawan SIGAB NH dan PT Wika tersebut. Menurutnya, bantuan sekolah darurat akan sangat membantu anak-anak agar mereka bisa terus belajar sambil bermain.
“Kita perlu meningkatkan semangat belajar anak-anak agar prestasinya meningkat,” ujar Yuyun sambil mengapresiasi pembangunan sekolah darurat bagi siswa-siswi pascagempa, tsunami di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) itu.
Hingga berita ini diturunkan, setidaknya ada 11 guru dan 100 dari 134 siswa mulai aktif melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar di sekolah darurat tersebut.
“Kita yakinkan mereka agar terus belajar meskipun dalam kondisi terberat. Kita akan tetap memberikan motivasi kepada mereka agar terus belajar dengan semangat,” pungkas Yuyun. [Mohamad Deny Irawan]





















